Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mata Warniti Berkaca-kaca Pandangi Anaknya yang Diborgol oleh Polisi, Juga Beberapa Kali Pingsan

Khosim merupakan residivis narkoba yang belum genap satu bulan keluar dari kurungan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Mata Warniti  Berkaca-kaca Pandangi Anaknya yang Diborgol oleh Polisi, Juga Beberapa Kali Pingsan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Khosim memeluk sang ibu, sebelum digiring petugas ke Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (22/5/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Budi Susanto


TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN -
Anaknya dibawa Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota,  Warniti (52) warga Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan pingsan berulang kali.

Ia  tidak tega melihat Khosim (29), anak pertamanya dibawa polisi.

Bahkan, berulangkali dia menyebut nama Allah dan terkulai lemas di lantai rumahnya.

Matanya berkaca-kaca memandang sang anak diborgol oleh petugas.

Berulang kali Warniti memanggil Khosim anak pertamanya.

Ia takut ditinggal oleh anak pertamanya karena suami telah tiada.

Rekomendasi Untuk Anda

Warniti hanya tinggal bersama Khosim dan adiknya.

Baca: BNN Klaim 256.000 Warga Sumatra Utara Terpapar Narkoba

"Ya Allah saya harus bagaimana, nanti saya ikut siapa ya Allah," tutur Warniti, Rabu (22/5/2019) petang.

Petugas pun mengizinkan Khosim mendekati ibunya.

Sembari memeluk sang ibu, Khosim berusaha menenangkan Warniti.

"Sabar ibu, ini menjadi hukuman untuk anakmu ini, ibu nanti akan diurus adik," ujarnya.

Tak begitu lama, petugas meminta Khosim untuk menunjukkan tempat ia menyimpan narkoba.

Setelah penggeledahan, Khosim digiring oleh petugas ke Mapolres Pekalongan Kota.

Diketahui Khosim merupakan residivis narkoba yang belum genap satu bulan keluar dari kurungan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas