Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kakek Arsyad Sedih, Uang Tabungan Umrah Rp 2,5 Juta dari Hasil Mengumpulkan Plastik Hangus Terbakar

Kakek Arsyad bersedih, uang tabungan yang disisihkannya hasil dari mengumpulkan plastik dan botol ikut terbakar.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kakek Arsyad Sedih, Uang Tabungan Umrah Rp 2,5 Juta dari Hasil Mengumpulkan Plastik Hangus Terbakar
Video Mizano Picture
Kakek Arsyad saat mengais sisa-sisa kebakaran dari rumahnya. Musibah kebakaran ini sekaligus menghanguskan uang yang dikumpulkan untuk umrah dari hasil jual sampah plastik 

TRIBUNNEWS.COM, SOREANG - Rumah kakek Arsyad (70), warga Lingkungan Bottoe, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru yang selama ini menjadi tempat berteduh ludes dilalap api.

Parahnya uang tabungan yang disisihkannya hasil dari mengumpulkan plastik dan botol ikut terbakar.

Jumlah uangnya sebesar Rp 2,5 juta persiapan menginjakkan kaki di Tanah Suci Mekkah ikut terbakar.

Kakek Arsyad menceritakan, jika satu kilo plastik yang dikumpulnya dihargai Rp 2.500.

"Kadang ada orang yang menyuruh mengisi air botol yang mau saya jual agar timbangannya naik, tetapi saya tidak mau karena tahu itu haram dan tidak berkah," ungkapnya.

Yayasan Manusia Indonesia (YMI) yang berpusat di Parepare pun membuka pintu donasi untuk membantu Kakek Arsyad.

"Mari kita ulurkan tangan untuk membantu saudara kita yang sedang membutuhkan pertolongan, dengan bantuan kita semua Insya Allah akan meringankan beban yang dialaminya," ajak Ketua YMI, Muh Takbir, Senin (17/6/2019).

Kakek Arsyad saat mengais sisa-sisa kebakaran dari rumahnya. Musibah kebakaran ini sekaligus menghanguskan uang yang dikumpulkan untuk umrah dari hasil jual sampah plastik
Kakek Arsyad saat mengais sisa-sisa kebakaran dari rumahnya. Musibah kebakaran ini sekaligus menghanguskan uang yang dikumpulkan untuk umrah dari hasil jual sampah plastik (Video Mizano Picture)
Rekomendasi Untuk Anda

"Jika kita suka menolong kelak di hari akhir akan menjadi penolong diri kita sendiri," ujar pemilik kopi Sweetness yang juga anggota Polres Parepare ini.

Pria yang akrab dipanggil Bambi ini pun menambahkan bagi para dermawan yang terketuk hatinya melihat musibah yang dialami Kakek Arsyad, maka bantuan dapat disalurkan melalui Yayasan Manusia Indonesia di Bank BRI dengan nomor rekening: 5017-01-014361-53-9 atau bisa menghubungi nomor Whatsapp 0821-1122-2039 untuk informasi lebih lanjut.

YMI sendiri menjadi lembaga sosial yang terus aktif mengumpulkan donasi untuk disalurkan kepada para masyarakat yang membutuhkan.

Saat gempa Palu, lembaga sosial ini mengirim bantuan dengan beberapa mobil dalam dua gelombang.

Terakhir, YMI menyalurkan bantuan berupa sembako dan air bersih kepada para korban banjir di Wette'e,Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Kisah Pilu Kakek Arsyad, Uang Tabungan Umrah Hangus Bersama Rumahnya, Hasil Jualan Sampah Plastik

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas