Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasanah Gantung Diri Menggunakan Selendang Warna Biru Motif Putih

Hasanah menghembuskan nafas terakhir diduga akibat kehabisan nafas setelah beberapa menit tergantung di pintu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Hasanah Gantung Diri Menggunakan Selendang Warna Biru Motif Putih
NET
Ilustrasi gantung diri 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG  - Diduga alami depresi tidak kuat menahan sakit yang menahun, Hasanah (55), warga Pekon Banyu Urip, Kecamatan Banyumas, Kabupaten  Pringsewu  nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Hasanah menggunakan selendang warna biru motif putih melakukan gantung diri di pintu kamar rumahnya.

Putrinya, Aprianti (25) melihat Hasanah sudah tergantung, Selasa (18/6/2019) pagi.

"Aprianti berteriak meminta pertolongan tetangga untuk menurunkan korban," ungkap Kepala Polsek Sukoharjo Iptu Deddy Wahyudi mewakili Kapolres Tanggamus,  AKBP Hesmu Baroto, Selasa.

Atas teriakan putri korban, warga berdatangan mengupayakan pertolongan.

Baca: Sairi Ditemukan Gantung Diri di Pulau Sari, Sang Istri yang Potong Tali yang Melilit Leher

Kondisi Hasanah masih dalam keadaan hidup dan lemas.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun upaya penyelamatan tidak membuat Hasanah tertolong.

Sebab, Hasanah menghembuskan nafas terakhir diduga akibat kehabisan nafas setelah beberapa menit tergantung di pintu.

Deddy mengatakan, hasil pemeriksaan medis, korban telah meninggal dunia karena jerat kain di leher bagian atas.

Lanjut dia, dari anus korban keluar kotoran.

Pada bagian mata ada luka pecah merah akibat menahan rasa sakit yang berlebih.

Jenazah Hasanah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, yang sudah mengikhlaskan kematian korban.

Baca: Keluarga Korban Meninggal Aksi 22 Mei Menolak Otopsi

Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

Polisi mengamankan barang bukti satu helai kain selendang warna biru motif putih.

"Berdasar informasi yang dihimpun, korban nekat bunuh diri diduga karena tidak kuat menahan sakit asam urat yang menahun," tuturnya.

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas