Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satpol PP Gerebek Tujuh Panti Pijat, Pelanggan Kabur ke Atap

Beberapa dari mereka berdalih telah mengantongi izin namun pihak Satpol PP tetap bersikukuh untuk menutup usaha panti pijat tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Satpol PP Gerebek Tujuh  Panti Pijat, Pelanggan Kabur ke Atap
Istimewa
Foto-foto wanita yang ditawarkan di salah satu Panti Pijat di Mallengkeri Makassar 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dinas Pariwisata kota Makassar mengerahkan puluhan personel Satpol PP untuk menindak sejumlah usaha panti pijat yang berlokasi di Jl Mallengkeri, Rabu (19/6/2019).

Setidaknya ada 7 usaha panti pijat yang disidak di lokasi yang berhadapan langsung dengan Terminal ini.

Pantauan di lokasi, sebelum pemasangan segel penutupan dilakukan, petugas Satpol PP menemui para pemilik usaha atau petugas yang ada di dalam panti pijat itu.

Beberapa dari mereka berdalih telah mengantongi izin namun pihak Satpol PP tetap bersikukuh untuk menutup usaha panti pijat tersebut.

"Ini merupakan rekomendasi dari Dinas Pariwisata tentang penutupan, jadi jadi harus ditutup," kata Kepala Bidang Penegaka Perda Satpol PP Kota Makassar, M Muflih.

Alasan penutupan itu kata Mufli, selain izin usaha yang sudah habis masa berlakunya.

Ke-5 panti pijat itu juga tidak lagi memenuhi syarat beroperasi.

Baca: Sepasang Pelajar Kepergok Satpol PP Berduaan di Tempat Gelap, Diduga Berbuat Asusila

Rekomendasi Untuk Anda

"Pertama, izinnya sudah tidak diperpenjang lagi, kedua termasuk dalam zona 200 meter dari tempat ibadah atau sekolah," terang Mufli.

Dari total tujuh panti pijat yang ada di sepanjang Jl Mallengkeri, dua diantaranya tidak ditertibkan atau ditutup.

Alasannya, kedua panti pijat itu belum masuk dalam rekomendasi penutupan oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar.

Aksi penutupan itu sempat menyita perhatian warga setempat dan pengendara yang lalu lalang.

Dari pantauan Tribun, Panti Pijat tersebut tampak memajang foto-foto sejumlah wanita cantik  di meja kasir.

Menurut pengelola panti pijat deretan wanita dalam foto itu adalah terapis. 

Setidaknya ada 13 wanita tanpa identitas dengan pose menggoda dipajang di meja kasir tersebut. 

Masih dalam peristiwa yang sama, seorang pria berswiter cokelat itu diciduk saat hendak kabur menaiki atap belakang panti pijat melalui jendela.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas