Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Ciri-ciri Mayat Dalam Kardus yang Ditemukam di Tabanan

masyarakat yang kehilangan individu atau anggota keluarganya seperti ciri-ciri yang telah dijelaskan untuk menghubungi RSUP Sanglah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ini Ciri-ciri Mayat Dalam Kardus yang Ditemukam di Tabanan
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Penemuan mayat dalam kardus berambut pirang gegerkan warga Selemadeg Timur, Tabanan, Minggu (30/6/2019). Proses Autopsi Selesai, RSUP Sanglah Ungkap Ciri-ciri Mayat Dalam Kardus di Tabanan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M Firdian Sani

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Mayat dalam kardus yang ditemukan di Banjar Megati Kelod, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Bali telah diautopsi di RSUP Sanglah, Rabu (3/2/2019).

Dengan didampingi Dewa Kresna selaku Kusubag Humas RSUP Sanglah, Dr Henky yang bertugas mengautopsi jenazah mengungkapkan hasil pemeriksaan luar beserta ciri-ciri korban.

Berikut ini sederet ciri-cirinya,

1. Wanita Ras Mongoloid

"Dari hasil pemeriksaan luar, jenazah adalah seorang perempuan ras mongoloid dengan usia sekitar 28-40 tahun dan panjang badan 145 cm," ungkap Dr Henky. 

2. Mengenakan Kaos Lengan Pendek dengan kain katun

Rekomendasi Untuk Anda

"Jenazah ini memakai pakaian yaitu satu buah kaos lengan pendek dengan kain katun berwarna hitam, dan ada logo serta merek "made in china" berukuran M," jelas Henky.

Baca: Mayat Bayi Terbungkus Kain Kafan Ditemukan di Teras Gedung Majelis Taklim di Depok

Ia menungkapkan, jenazah tersebut menggunakan celana pendek berbahan katun berwarna abu-abu bertuliskan "publik image LYB".

3. Kenakan Perhiasan

Bagian pinggang berisi karet berwarna putih bertuliskan @ochifi serta logo bintang bertuliskan EDS.

Jenazah juga ditemukan mengenakan perhiasan.

"Untuk perhiasan kami menemukan di daerah rambut kepala sisi kiri ditemukan satu buah anting. Kalau bahasa Balinya "sumpel" berbahan plastik warna hitam," katanya.

Hanya itu yang bisa disampaikan RSUP Sanglah terkait penemuan jenazah dalam kardus di Tabanan.

Baca: Jenazah Karoman Dibawa Pulang Setelah 27 Hari di RS Bhayangkara, Meski Kepalanya Belum Ditemukan

Dr Hengky juga mengimbau masyarakat yang kehilangan individu atau anggota keluarganya seperti ciri-ciri yang telah dijelaskan untuk menghubungi RSUP Sanglah atau Polsek Tabanan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas