Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sipir Ini Pernah Pergoki Aktivitas Homoseks di Kalangan Napi

Sebagai gambaran, satu kamar tahanan disertai WC dengan penyekat tembok setinggi leher orang dewasa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sipir Ini Pernah Pergoki Aktivitas Homoseks di Kalangan Napi
http://assets.kompas.com/data
ilustrasi homoseksual 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-Fenomena narapidana terjangkit penyakit homoseksual, gay untuk laki-laki dan lesbi untuk perempuan di lembaga pemasyarakatan diakui fakta, bukan cerita dongeng belakang.

Setidaknya itu diungkapkan sejumlah petugas lapas yang ditemui Tribun di SPORT Arcamanik saat gelaran penguatan pelaksanaan tugas pelayanan, penegakkan hukum dan HAM bagi pegawai Kemenkum HAM Jabar, Senin (8/7/2019).

Pada kesempatan itu, ribuan petugas lapas hadir. Mereka mendapat pembekalan dari Wakapolda Jabar Brigjen Ahmad Wiagus, Kepala BNN Brigjen Sufyan Syarif hingga Pangdam III Siliwangi, Mayjen Tri Soewandono.

Baca: Impor Migas Tinggi, Jokowi Tegur Jonan dan Rini Soemarno

Baca: Tidak Penuhi Panggilan KPK, Enggartiasto Lukita Hadiri Rapat Paripurna di Istana Bogor

Baca: Dua Tahun Tak Juara, Kroser Romain Febvre Rasakan Kembali di Indonesia

"Pernah melihat perilaku homoseks di kalangan napi seperti itu. Kalau saya kebetulan lihat laki-laki sama laki-laki," ujar seorang petugas lapas yang bertugas di Kota Bandung, ia tidak berkenan menyebutkan namanya.

Pengalamannya bertugas mengantarkan ia melihat perilakui tak normal itu.

Biasanya, kata dia, perilaku itu terjadi di kamar tahanan saat siang hari.

Rekomendasi Untuk Anda

Kalau malam hari, umumnya napi sudah berada di dalam kamar.

"Siang hari, saat saya kontrol, saya lihat dua napi berduaan di kamar, di pojokan dekat toilet.

Perbuatanya intinya tidak normal. Saya enggak sengaja melihat dan saya langsung tegur," ujar dia.

Sebagai gambaran, satu kamar tahanan disertai WC dengan penyekat tembok setinggi leher orang dewasa.

Sehingga, ia masih bisa melihat perbuatan tidak normal dua laki-laki di toilet kamar itu.

"Kalau siang kan napinya keluar kamar, beraktifitas di luar kamar. Nah ini ada dua laki-laki di kamar saat siang," kata dia.

Tidak hanya bagi napi laki-laki, homoseksual juga terjadi di napi perempuan.

Petugas lapas di luar Bandung raya, perempuan‎ punya pengalaman serupa.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas