Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini yang Mesti Dilakukan Sebelum, Saat, dan Setelah Gempa Bumi Terjadi

Gempa bumi dengan kekuatan 6.0 SR yang kemudian dimutakhirkan menjadi 5,8 SR mengguncang Bali pada Selasa (16/7/2019) pukul 08.18 Wita.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ini yang Mesti Dilakukan Sebelum, Saat, dan Setelah Gempa Bumi Terjadi
Tribunwow.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Gempa bumi dengan kekuatan 6.0 SR yang kemudian dimutakhirkan menjadi 5,8 SR mengguncang Bali pada Selasa (16/7/2019) pukul 08.18 Wita.

Berdasarkan siaran pers dari BMKG Hasil analisis BMKG gempa ini berlokasi di laut pada jarak 80 km arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali pada kedalaman 104 km.

Gempa bumi ini berkedalaman menengah yang diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia.

Baca: Mendagri Minta Pidato “Visi Indonesia” Jokowi-Ma’ruf Disebar Sampai ke Desa

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indonesia Open 2019 Saat Ini!

Baca: Mengenal Pisca Maharani, Pemeran Lastri Istri Mas Cipto di Tukang Ojek Pengkolan

Dikutip dari siaran pers BMKG, ada beberapa hal yang dilakukan sebelum, saat berlangsung, dan sesudah gempa terjadi.

Menurut BMKG, sebelum gempa terjadi hal yang perlu dilakukan yakni:

1. Tahu tentang gempa bumi

Menurut siaran pers tersebut, korban gempa bumi ini diakibatkan oleh reruntuhan bangunan, perabotan, kebarakaran, longsor, maupun kepanikan.

Rekomendasi Untuk Anda

2. Mengenali Lingkungan Sekitar

Perlu mengetahui letak pintu, lift maupun tangga darurat sehingga jika terjadi gempa tahu ke mana tempat yang aman untuk berlindung.

Belajar melakukan P3K, belajar menggunakan alat pemadam kebakaran, serta mencatat nomor penting kedaruratan yang bisa dihubungi.

3. Memperhatikan letak benda

Perabotan seperti lemari ditaruh menempel pada dinding, jika memungkinkan bisa dipaku atau diikat agar tak roboh, jatuh, atau bergeser saat terjadi gempa.

4. Atur penempatan benda sesuai dengan bobotnya, dimana benda yang paling berat ditaruh di bawah.

Juga mengecek kesetabilan benda yang tergantung yang bisa jatuh saat gempa terjadi.

5. Adapun alat yang ada di setiap tempat yakni kotak P3K, senter atau lampu baterai, radio, makanan suplemen, dan air.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas