Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gubernur Ganjar Ungkap Adanya ASN di Pemprov Jateng yang Terpapar Radikalisme

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng diketahui terpapar radikalisme

Gubernur Ganjar Ungkap Adanya ASN di Pemprov Jateng yang Terpapar Radikalisme
Pemprov Jateng
Ganjar Pranowo bertemu kembali dengan pemiliki rumah semasa kuliah kerja nyata di Bantir, Candiroto Temanggung, Sabtu (20/7). 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng diketahui terindikasi simpatisan organisasi terlarang yang mengarah pada radikalisme.

Padahal dia berulang kali memberikan pesan kepada seluruh ASN yang ada di Jawa Tengah agar tidak terpapar dengan radikalisme.

Apabila ada dan terbukti, dia meminta ASN tersebut untuk mengundurkan diri dari abdi negara.

“Sumpah janji menjadi PNS diingat lagi, kita ini memberi pelayanan kepada masyarakat. Kami sudah menemukan dari jejak digital, diduga terpapar radikalisme karena me-like organisasi terlarang dan Khilafah. Dia admin OPD, jejak digitalnya terlacak. Silahkan baik-baik mundur saja,” kata Ganjar, Selasa (23/7/2019).

Ganjar memperingatkan, jika ada PNS yang mengalami kegelisahan ideologi untuk menghadap dirinya agar dicarikan jalan terbaik.

“Saya ingin pengelolaan pemerintahan berjalan baik. Saya bangga betul. Tetapi, kebanggaan saya, ketika ada rakyat yang bilang pelayanan Pemprov sekarang main baik dan saya menyukai pemerintahan sekarang,” tandasnya.

Selain itu, Ganjar kembali mengingatkan para ASN untuk tidak mempermainkan anggaran dengan melakukan korupsi.

“Ini peringatan keras dari saya. Saya tidak suka korupsi, dan kita serius memberantas korupsi. Sudah cukup satu saja yang kena OTT, jangan diulangi. Yang kena satu, tapi semua kena efek,” tegasnya.

Sebelumnya, Ganjar meminta kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) agar PNS yang terpapar paham intoleransi dan radikalisme untuk dipecat lebih cepat.

Karena mereka yang terpapar paham itu akan terus melakukan perlawanan baik melalui ideologi maupun membangun wacana melalui media sosial.

Jika sudah terpecah, identitas mereka pun muncul dan untuk kembali ke pangkuan NKRI sangat sulit.

“Kalau secara detail sudah ada, dan yang ada ini menjadi alert, kita mesti perhatian. Menjadi ASN itu berat. Harus menjadi contoh di tengah masyarakat, menjadi manusia yang mendekati sempurna sebagai konsekuensi logis maupun ketegasannya. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, ASN itu ibarat lokomotif sempurna," jelas Ganjar. (afn)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ganjar Pranowo: Satu ASN Admin OPD di Jateng Terpapar Radikalisme, Silakan Mundur, https://jateng.tribunnews.com/2019/07/23/ganjar-pranowo-satu-asn-admin-opd-di-jateng-terpapar-radikalisme-silakan-mundur.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas