Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Berlatar Asmara, 2 Kakek Terlibat Duel Saling Bacok, Keduanya Akhirnya Tewas

Bisa Dg Kulle kemudian mendatangi rumah Mappa dengan membawa sebilah parang yang diselipkan di pinggangnya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Berlatar Asmara, 2 Kakek Terlibat Duel Saling Bacok, Keduanya Akhirnya Tewas
Ist
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JENEPONTO – Dua kakek bertetangga di Kampung Batu Leleng Barat, Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan terlibat duel maut hingga keduanya tewas, Rabu (24/7/2019).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani dikutip dari Kompas.com, mengatakan, perkelahian yang menewaskan kedua kakek bernama Mappa Dg Ngence (74) dan Bisa Dg Kulle (72) dilatarbelakangi cemburu.

Awalnya Mappa Dg Ngece sedang memperbaiki jaring rumput laut miliknya di teras rumah pada Rabu pagi.

Bisa Dg Kulle kemudian mendatangi rumah Mappa dengan membawa sebilah parang yang diselipkan di pinggangnya.

Baca: Inilah Barang Milik Mantan Suami Rossa yang Masih Disimpan di Rumah Sang Penyanyi

Baca: Ramalan Zodiak 25 Juli 2019, Virgo Lari dari Masalahnya

Baca: Berharap Kriss Hatta Rayakan Ulang Tahun di Penjara, Korban Pemukulan: Biar Tiup Lilin di Dalam

Baca: Demi Hewan Kurban, 7 Bocah Bogor Rela Tak Jajan 10 Bulan Nabung Sapi Rp 19,5 Juta, Sehari Rp 5.000

Kedua kakek itu sempat terlibat adu mulut.

Mappa dicurigai berselingkuh dengan istri Bisa.

Di situ pelaku naik pitam dan menganyunkan parang berkali-kali ke arah korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban menderita luka di lengan, dada, leher, wajah.

"Jari tangan sebelah kiri terputus yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian,” katan Dicky, dalam keterangan resmi, Rabu.

Setelah kejadian itu, pelaku kembali ke rumahnya dan bersembunyi di kamar.

Tidak lama kemudian, keluarga korban mendatangi rumah pelaku dan menyuruh keluar dari rumahnya.

Namun, pelaku tidak mau keluar sehingga keluarga korban memaksa dengan cara melempari dan membongkar dinding rumah pelaku.

Pelaku kemudian keluar dengan membawa parang dan sempat menyerang keluarga korban.

Keluarga korban melakukan perlawanan dengan melempari batu dan potongan kayu ke arah pelaku hingga terjatuh.

Di situlah pelaku diamuk keluarga korban hingga mengalami luka di kepala bagian kanan, pergelangan tangan kiri, dan luka memar di punggung.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas