Lego Jangkar di Teluk Manado, Komandan ke-38 KRI Dewaruci Cerita Sejarah Sang Kapal Legenda
Lego Jangkar di Teluk Manado, Komandan ke-38 KRI Dewaruci Cerita Sejarah Sang Kapal Legenda
Editor: bunga pradipta p
Lego Jangkar di Teluk Manado, Komandan ke-38 KRI Dewaruci Cerita Sejarah Sang Kapal Legenda
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - KRI Dewaruci menjatuhkan jangkarnya di kedalaman 40 km Teluk Manado sekitar 500 meter ke arah laut dari area Pohon Kasih Megamas Manado, Kamis (25/7/2019).
KRI Dewa Ruci datang ke Manado untuk memeriahkan even Manado Fiesta 2019 yang digelar mulai 27 Juli hingga 4 Agustus.
KRI Dewaruci dibawa langsung oleh Mayor Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso, S.E, Komandan ke-38 KRI Dewaruci.
Ia menjelaskan, KRI Dewaruci dibuat tahun 1952 di galangan H C Stulchen dan SHon Hamburg Jerman Barat.
Diluncurkan tanggal 24 Januari 1953 dan dibawa berlayar ke Indonesia oleh Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) dibawah pimpinan Kapten kapal A F H Roosenow.
Pada 1 Oktober 1953, KRI Dewaruci masuk dalam jajaran Armada RI dan diresmikan sebagai Kapal latih bagi Taruna Akademi Angkatan laut yang berbasis di Spanyol.
"KRI Dewaruci ini buatan Jerman pada tahun 1953 dibawa ke Indonesia menjadi kapal latihan taruna akademi angkatan laut.
Ulang tahun KRI Dewaruci pada tanggal 4 Januari jadi tahun depan kita berumur 67 tahun dan saya sendiri adalah komandan ke-38 dan Komandan Lantamal Laksamana Gig Jonias salah satu mantan Komandan KRI Dewaruci jadi sudah berusia 67 tahun dan sudah dua kali keliling dunia pertama kali 1964 kemudian terakhir tahun 2012," jelasnya.
Ia pun menambahkan, kapal tersebut berjenis Barkentin dengan memiliki 16 layar, dengan satu tiang 5 perone di depan sebagai tiang utama.