Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur, Semburkan Gas Bercampur Air

Lokasi semburan ini hanya berjarak ratusan meter dari perumahan karyawan perusahaan sawit swasta

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur, Semburkan Gas Bercampur Air
For Serambinews.com
Sumur minyak tradisional di Aceh Timur, yang kembali menyemburkan gas bercampur air 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Seni Hendri

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Pengeboran sumur minyak tradisional di Aceh Timur, kembali menyemburkan gas bercampur air di Dusun Suka Damai, Gampong Seunebok Lapang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.

Awalnya Serambi mendapatkan kiriman video melalui WhatsApp Selasa dini hari.

Dalam video tersebut tampak semburan gas bercampur air membumbung tinggi dari sumur dengan reg pengeboran yang masih terpasang.

Kencangnya semburan gas disertai air menimbulkan suara kencang.

Lokasi gas menyembur dari sumur ini berada di areal perkebunan sawit milik perusahaan swasta di Aceh Timur.

Serambi menelusuri kebenaran informasi semburan gas dari sumur minyak tradisional tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Sumber Serambinews.com membenarkan kejadian tersebut.

Baca: AJI Banda Aceh Minta Polisi Usut Kebakaran Rumah Jurnalis di Aceh Tenggara

"Gas disertai air menyembur mulai terjadi Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB. Lokasi sumur menyembur gas ini berjarak ratusan meter dengan lokasi perumahan karyawan perusahaan PT PPP," jelas sumber Serambi yang minta namanya tak disebutkan.

Lokasi ini berjarak puluhan kilometer meter jika dari jalan Banda Aceh-Medan.

Lokasi masuk ke daerah ini dari Simpang Alur Nireh, Peureulak Timur.

Katanya, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun, menimbulkan kekhawatiran bagi karyawan yang tinggal di perumahan karyawan yang hanya berjarak ratusan meter dengan lokasi.

Menurutnya, aktivitas pengeboran minyak tradisional di daerah tersebut banyak dilakukan oleh warga.
Ada yang berhasil mendapatkan minyak, juga ada yang gagal.

Baca: Tumpahan Minyak, Petani Garam di Karawang Tak Bisa Produksi Seminggu, Rugi Hingga Rp 700 Juta

"Bahkan ada yang tidak dapat minyak. Tapi muncul gas," jelasnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas