Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Curi Sepeda Motor Polisi, Ari Ditembak karena Berusaha Kabur saat Pengembangan

Tim Pegasus Polsek Medan Barat berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang ternyata seorang residivis.

Curi Sepeda Motor Polisi, Ari Ditembak karena Berusaha Kabur saat Pengembangan
Tribun Medan /Polsek Medan Barat
Gasak Sepeda Motor Anggota Polisi, Ari Caplang Ditembak karena Berusaha Kabur saat Pengembangan. Harry Bagus Oka alias Ari Caplang pelaku pencurian sepeda motor yang berhasil diamankan Polsek Medan Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Tim Pegasus Polsek Medan Barat berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang ternyata seorang residivis.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira menjelaskan bahwa pada 31 Juli 2018 sekitar pukul 15.00 WIB, korban Yon Mariono (48) anggota Polri, yang beralamat di Jalan Kemuning Sampali Dusun XIII Sampali, pergi ke Bank BCA di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat.

Korban memarkirkan sepeda motor motor Honda Mega Pro warna hitam abu-abu No Polisi BK 3252 ACM miliknya, di samping Apotik Harapan.

Betapa terkejutnya korban, saat hendak pulang melihat sepeda motor Honda Megapro miliknya sudah tidak ada.

Baca: Komisi II Minta FPI Ikuti Aturan dalam Perpanjangan Izin Ormas

Setelah melakukan pencarian berbulan-bulan, akhirnya pada Rabu (31/7/2029) sekitar pukul 12.30 WIB mengetahui posisi pelaku.

Tim Pegasus Polsek Medan Barat dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu H Manullang dan Panit Reskrim Iptu Surya Prayitna mendapat informasi bahwasannya tersangka atas nama Harry Bagus Oka alias Ari Caplang (28) berada di Jalan Veteran Pasar VI Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.

Tim Pegasus Polsek Medan Barat langsung menuju lokasi. sesampai di lokasi, Tim Pegasus langsung menangkap tersangka.

Setelah diinterogasi tersangka mengakui bahwasannya ada mengambil sepeda motor Honda Mega Pro milik korban bersama-sama dengan pelaku atas nama Fery yang sedang menjalani hukuman di Tanjung Gusta dalam Kasus yang berbeda.

Setelah para pelaku berhasil mengambil sepeda motor curiannya, mereka bergerak kearah Jalan Mesjid Taufik. Sesampainya disana, pelaku Harry ditinggalkan di Jalan Mesjid Taufik.

Lalu Fery pergi membawa sepeda motor untuk dijualkan kepada penadah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sanusi
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas