Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terungkap, Usai Bunuh dan Mutilasi Pacarnya, Prada DP Sempat Santai Nonton TV Sambil Merokok

Perilaku Prada DP seusai memutilasi kekasihnya Fera Oktaria (21) diungkap dalam sidang Pengadilan Militer I-04 Palembang, Sumatera Selatan, Kamis

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Terungkap, Usai Bunuh dan Mutilasi Pacarnya, Prada DP Sempat Santai Nonton TV Sambil Merokok
Tribunsumsel.com/MA FAJRI
Prada DP menunduk saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Militer I-04 Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Perilaku Prada DP seusai memutilasi kekasihnya Fera Oktaria (21) diungkap dalam sidang Pengadilan Militer I-04 Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (1/8/2019).

Prada DP menjalani sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (1/8/2019).

Diketahui sebelumnya, Prada DP membunuh dan memutilasi pacarnya, Fera Oktaria (21).

Dalam sidang tersebut, Mayor D Butar Butar sebagai Oditur membacakan dakwaan yang diberikan kepada Prada DP. 

Dalam dakwaan terungkap, perilaku Prada DP seusai memutilasi kekasihnya Fera Oktaria.

Disebutkan dalam dakwaan, setelah memutilasi Fera, Prada DP duduk santai di samping jenazah.

Hal itu dilakukan sembari mengisap satu batang rokok.

Ia juga memakan buah di dalam kamar penginapan yang jadi tempat memutilasi.

Baca: Fakta Baru Kasus Prada DP Bunuh Kekasihnya, Pelaku Kalap Kode Handphone Tak Sesuai Tanggal Jadian

"Tangan korban ketika itu diletakkan di atas kloset kamar mandi dan sudah dalam keadaan tewas," lanjut Mayor D Butar Butar dalam persidangan, Kamis.
Rekomendasi Untuk Anda

Buah jeruk tersebut sebelumnya dibeli Prada DP di pasar, tak jauh dari penginapan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Ia membeli buah jeruk, saat membeli tas, koper, serta gergaji sebagai alat mutilasi. 

Seluruh barang tersebut rencananya digunakan Prada DP untuk membungkus jenazah korban.

"Satu tas dan koper setelah diukur terdakwa, ternyata tidak pas."

"Sehingga dia membatalkan memasukkan tubuh korban ke dalam tas dan koper tersebut," ungkapnya.

Karena kebingungan untuk menghilangkan jejak, Prada DP pun menghubungi rekannya untuk meminta saran.

Temannya tersebut menyarankan agar Prada DP membakar tubuh Fera di dalam kamar.

"Selanjutnya, tubuh korban dimasukkan ke dalam kasur yang telah dirobek."

"Terdakwa membeli obat nyamuk dan menyiramkan pertalite di tubuh agar terbakar ketika obat nyamuk yang dihidupkan habis, tapi gagal," ungkapnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas