Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gempa Banten Terasa di Garut, Dinding Rumah di Banjarwangi Rusak

"Untuk di Banjarwangi, ada dua rumah yang rusak. Lokasinya di Kampung Pasir Kaum, RW 6 dan 1, Desa Banjarwangi," ujar Didi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gempa Banten Terasa di Garut, Dinding Rumah di Banjarwangi Rusak
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Dinding rumah warga di Kampung Pasir Kaum, Desa/Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut roboh pascagempa 7,4 magnitudo, Jumat (2/8/2019) 

Berikut wilayah yang disebut berpotensi tsunami:

1. Pandeglang Bagian Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

2. Pandeglang Pulau Panaitan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

3. Lampung-Barat Pesisir-Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

Baca: Sejumlah Bangunan di Pandeglang Dilaporkan Rusak Pascagempa Banten

4. Pandeglang Bagian Utara dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter).

5. Lebak dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: BPBD: 8 Daerah di Jatim Merasakan Gempa Banten

Rekomendasi Untuk Anda

Peringatan dini tsunami diakhiri

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa Magnitudo 7.4, Jumat (2/7/2019) pukul 19:03:25 WIB.

"Peringatan Dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa Mag:7.4, 02-Agu-19 19:03:25 WIB, dinyatakan telah berakhir," tulis BMKG.

Sebelumnya gempa bumi yang berpusat di Sumur, Pandeglang, Banten tersebut dinyatakan BMKG berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menginformasikan, peringatan dini tsunami akan dicabut jika sudah melewati pukul 21.35 WIB.

Baca: Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura: Irfan Jaya Bawa Persebaya Menang 1-0

Baca: Dilaporkan Farhat Abbas Terkait Dugaan Konten Porno, Hotman Paris: Tak Akan Melakukan Hal Bodoh

Baca: Basarnas Jabar: Warga Sukabumi dan Cianjur Selatan Sudah Mengungsi ke Perbukitan

Ia juga mengungkapkan, peringatan dini tsunami harus menunggu 2 jam setelah gempa terjadi sebelumnya.

Dwikorita juga mengimbau agar tetap tenang dan masyarakat yang berada di lokasi waspada mohon segera menjauhi lokasi bibir pantai.

Melansir laman Kompas.com, Kepala Pusat Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, ada tiga daerah berstatus siaga tsunami pasca-gempa.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas