Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tubuh Ayah Dua Anak Ini Tegantung Usai Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

Hasil pemeriksaan luar, korban menderita luka bakar di bagian jempol tangan kiri, serta di bagian telapak tangan kanan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Tubuh Ayah Dua Anak Ini Tegantung Usai Tersengat Listrik Tegangan Tinggi
net
Ilustrasi mayat 

Laporan Wartawan Tribun Bali Ratu Ayu Astri Desiani

TRIBUNNEWS.COM, BALI  - Gede Buda Kertayasa (22), petugas dari PT Deby Pratama Teknik yang merupakan rekanan PLN tewas tersengat listrik bertegangan tinggi.

Bahkan tubuh warga Banjar Asah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleleng  nampak tergantung.

Saat itu korban menggarap proyek pemindahan kabel listrik dan pencabutan tiang listrik di wilayah Desa Krobokan, Kecamatan Sawan, Buleleng, sekira pukul 11.30 wita pada Selasa (6/8/2019).

Korban saat itu bekerja menggarap proyek tersebut bersama mertuanya, Putu Artana Tangkas (45) serta beberapa rekan kerja lainnya.

Saat itu, Artana Tangkas bertugas untuk mematikan aliran listrik di gardu.

Baca: Lakukan Investigasi, PLN: Padamnya Listrik di Separuh Pulau Jawa Tidak Dipicu Penyebab Tunggal

Setelah aliran listrik dinyatakan mati, korban Kertayasa pun ditugaskan naik ke atas tiang listrik untuk melepas kabel.

Rekomendasi Untuk Anda

Nahas, saat naik ke atas tiang itu lah, tubuh korban Kertayasa tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

Kontan tubuh korban lemas dengan kondisi tergantung karena terikat sabuk pengaman.

Mengetahui korban tersengat, seluruh rekan kerjanya pun bergegas menyelamatkan.

Pria yang dikaruniai dua orang anak itu dilarikan ke RSUD Buleleng dengan menggunakan sebuah mobil pickup.

Nahas, sesampainya di rumah sakit, Kertayasa dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca: LPK Dwipahara Jemput Jenazah Dua Warga Bali yang Tewas Tenggelam di Jepang

Kepergian sang menantu secara tragis, membuat Artana Tangkas begitu terpukul.

Air matanya berlinang di depan ruang IGD.

Terang saja, mengingat sang menantu tewas tepat di hari ulangtahunnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas