Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Klarifikasi Operator Trans Patrio Soal Bus Hibah Kemenhub yang Belum Juga Beroperasi

Trans Patriot membantah jika bus hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dibiarkan terbengkalai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Klarifikasi Operator Trans Patrio Soal Bus Hibah Kemenhub yang Belum Juga Beroperasi
Tribun Jakarta
Puluhan bus hibah dari Kemenhub untuk Kota Bekasi di kantor PDAM Titra Patriot, Jalan Perjuangan Bekasi Utara. Kondisinya berdebu dan tidak terawat karena 7 bulan dibiarkan mangkrak. Kamis (8/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI UTARA - Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) selaku operator angkutan angkutan umum Trans Patriot membantah jika bus hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dibiarkan terbengkalai.

Juru Bicara PDMP Iqbal Daut mengatakan, puluhan bus itu memang sejauh ini belum dapat dioperasikan lantaran harus menunggu beberapa proses perizinan. Adapun jumlah bus yang dihibahkan dari Kemenhub ke Pemerintah Kota Bekasi sebanyak 21 unit terdiri dari 20 unit rapid transit atau bus angkutan umum dan 1 bus sekolah.

"Itu semua kita rawat agar saat operasional, tidak bermasalah," kata Iqbal saat dikonfimasi, Kamis (8/8/2019).

Baca: 21 Bus Hibah Kemenhub untuk Bekasi Belum Beroperasi, Berkarat dan Tak Terawat

Iqbal menjelaskan, sebelum ditempatkan di halaman kantor PDAM Titra Patriot di Jalan Raya Perjuangan, Bekasi Utara, puluhan bus itu sempat dititipkan juga di beberapa tempat seperti di Stadion Patriot Candrabhaga dan Asrama Haji.

Namun ketika ditanya kondisi bus nampak tidak terawat dan berdebu, Iqbal menilai hal ini karena lokasi penyimpanan bus di halaman kantor PDAM tidak beraspal dan mudah menimbulkan debu.

"Cek oli, aki, ketika memang akinya tidak layak lagi kita ganti kalau masih layak, kita perbaiki, kemudian kendaraan dibersihkan, kalo ada isu seolah-olah kendaraan itu tidak terawat bagaimana disana kerena di PDAM tentunya dekat persimpangan dan mudah berbedu," jelas dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Iqbal menuturkan, sejauh ini pihaknya terus melakukan pengurusan surat-surat kendaraan pada puluhan bus hibah dari Kemenhub tersebut. Rencananya, akhir Agustus ini bus tersebut segera beroperasi dan dapat melayani rute baru Trans Patriot.

"Insyallah paling lambat ya sebelum akhir Agustus sudah bisa operasional, Trans Patriot sejauh ini baru 9 unit bus ditambah bus hibah 20 unit bus menjadi 29 armada yang kita punya," jelas dia.

Sebanyak 21 bus hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Kota Bekasi selama kurang lebih tujuh bulan belum juga dioperasikan. Kondisinya saat ini dibiarkan hingga berdebu seperti nampak tidak terurus.

Puluhan bus tersebut kini dititipkan di halaman komplek Kantor PDAM Titra Patriot, Jalan Perjuangan, Kulurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Pantauan TribunJakarta.com, puluhan bus itu diparkirkan di dekat Water Treatment Produk (WTP) PDAM Tritra Patriot. Kondisinya nampak diselimuti debu. Beberapa bus juga nampak rusak pada bagian bemper akibat berkarat.

Humas PDAM Tirta Patriot Uci Indrawijaya mengatakan, puluhan bus itu sudah dititipkan di komplek kantornya sejak 18 Juni 2019 lalu. Adapun pengelolaan bus itu sepenuhnya dikerjakan oleh Perusahan Daerah Mitra Patriot (PDMP) selaku perusahaan operator moda angkutan umum Trasn Patriot milik Kota Bekasi.

"Sudah total kurang lebih dua bulan berada disini, kita hanya dititipkan oleh PDMP karena kebetulan kita punya lahan," kata Uci kepada TribunJakarta.com di kantornya, Kamis (8/8/2019).

Selama dua bulan dititipkan di kantor PDAM Titra Patriot, Uci mengaku tidak tahu persis apakah perawatan 21 bus itu rutin dilakukan. Namun yang pasti, PDAM Tirta Patriot sejauh ini belum merasa terganggu dengan keberadaan bus tersebut lantaran lahan yang digunakan merupakan laham kosong yang belum digunakan.

"Selama ini, saya enggak tahu apakah ada yang melakukan pengecekan atau apa atau perawatan secara rutin saya pikir saya belum pernah melihat itu. itu kan juga tanggubg jawab PDMP," ujar Uci.

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas