Pengrajin Bambu Hitam di Karanganyar Ini Berawal dari Membuatkan Mainan untuk Anaknya
Awalnya bikin kereta untuk anak, Axelle Adelino Wahyudi (6). Lihat gambar kereta juga miniatur kereta melalui HP.
Editor:
Sugiyarto
Produk yang banyak diminati selain lampu hias, yakni wadah rokok, asbak, dan wadah korek gas.
Harga kerajianan miliknya berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 500 ribu.
Selain memasarkan produknya melaui Medsos, ia juga mengikuti beberapa bazar di sekitaran Karanganyar.
Sementara ini pemesan berasal dari Karanganyar, Solo dan Ngawi.
Kepada Tribunjateng.com, laki-laki 33 tahun itu mengaku, hasil penjualan produknya selain untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Anton menyisihkan sebagian penjualan untuk yayasan anak yatim dan piatu.
"Setiap laku satu, saya menyisihkanya dan disumbangkan ke yayasan anak yatim dan piatu.
Itu janji saya, kalau usaha sudah berjalan. Setiap satu produk laku, saya sisihkan Rp 5.000," ungkapnya. (Ais)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Pengrajin Bambu Hitam di Karanganyar Ini Sisihkan Setiap Penjualan Produk Untuk Anak Yatim, https://jateng.tribunnews.com/2019/08/08/pengrajin-bambu-hitam-di-karanganyar-ini-sisihkan-setiap-penjualan-produk-untuk-anak-yatim?page=all.