Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Abdul Rochim Terduga Teroris Banjarsari Solo Diduga Terkait Kelompok Harry Kuncoro

Rochim membantu Harry Kuncoro memalsukan dokumen KTP dan Paspor dengan nama Wahyu Nugroho yang akan bergabung dengan ISIS di Suriah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Abdul Rochim Terduga Teroris Banjarsari Solo Diduga Terkait Kelompok Harry Kuncoro
TribunSolo.com/Ryantono
Proses penggeledahan rumah Abdul Rochim warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jumat (16/8/2019). TribunSolo.com/Ryantono 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Sampai saat ini belum ada kabar resmi dari Densus 88 Anti Teror terkait penangkapan Abdul Rochim warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, diduga Abdul Rochim ditangkap lantaran terkait dengan kelompok Harry Kuncoro.

Harry Kuncoro adalah mantan napiter (napi teroris) yang ditangkap Densus 88 Anti Teror di Bandara Soekarno Hatta pada Februari lalu.

Beredar kabar bahwa Rochim membantu Harry Kuncoro memalsukan dokumen KTP dan Paspor dengan nama Wahyu Nugroho yang akan bergabung dengan ISIS di Suriah.

Selain itu, Abdul Rochim juga dikabarkan memberikan bantuan dana pada Harry Kuncoro untuk pergi ke Khurosan, Suriah.

Tim Densus 88 menggeledah rumah seorang terduga teroris di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Solo Jumat (16/8/2019) siang. TribunSolo.com/Ryantono
Tim Densus 88 menggeledah rumah seorang terduga teroris di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Solo Jumat (16/8/2019) siang. TribunSolo.com/Ryantono (TribunSolo.com/Ryantono)

Dihubungi apakah benar Abdul Rochim terkait dengan ISIS, Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengatakan, dalam ranah ini menjadi wilayah Densus 88 Anti Teror untuk menjelaskan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami saat ada penggeledahan itu hanya melakukan backup," kata AKBP Andy Rifai dihubungi TribunSolo.com, Jumat (16/8/2019).

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Kelurahan Banjarsari Widodo Prasetyo mengatakan, selama berada di lingkungan kelurahan/kecamatan Banjarsari, Abdul Rochim tidak pernah membicarakan atau membahas terkait ajaran radikal atau terorisme dan lain sebagainya.

Baca: 5 Pernyataan Penting Presiden Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota di Kalimantan, Kota Mana yang Dipilih?

"Dia hidup seperti biasa dan tidak ada bahasan aneh-aneh, setelah keluar dari penjara 2014 lalu diberi kepercayaan untuk mengajar ngaji," kata Widodo Prasetyo, Jumat (16/8/2019) petang.

Soal ada kabar Abdul Rochim memberikan dana bantuan untuk Harry Kuncoro, Widodo mengaku tidak pernah mendengar.

"Kalau saya lihat biaya untuk menghidupi dirinya sendiri sudah cukup, dia sederhana orangnya kerjanya juga cuma di bengkel," kata Widodo.

"Tapi saya juga tidak tahu soal dana mendanai itu, saya hanya lihat sehari-hari dia hidupnya sederhana gitu aja," papar Widodo.

Polisi menutup gerbang pintu halaman rumah terduga teroris Abdul Rochim di Kampung Skip RT 3 RW 3, Banjarsari, Kota Solo, Jumat (16/8/2019)
Polisi menutup gerbang pintu halaman rumah terduga teroris Abdul Rochim di Kampung Skip RT 3 RW 3, Banjarsari, Kota Solo, Jumat (16/8/2019) (TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO)

Geledah Rumah

Tim Densus 88 menggeledah rumah seorang terduga teroris di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jumat (16/8/2019) siang.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas