Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Saat Pulang, Mahasiswa KKN di Papua Ini Diantar Warga Satu Kampung Sampai Bandara

Baru-baru ini di Twitter, ada cerita menarik tentang KKN di kepulauan Papua.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Saat Pulang, Mahasiswa KKN di Papua Ini Diantar Warga Satu Kampung Sampai Bandara
Jurnalis Warga/Rihna Nurohmah
Mahasiswa KKN UGM membuat gardu pandang di Desa Taraju, Tasikmalaya, Jawa Barat. JURNALIS WARGA/RIHNA NUROHMAH 

Viral Mahasiswa KKN Diantar Pulang ke Bandara oleh Satu Kampung di Pulau Samber Pasi Papua

TRIBUNNEWS.COM - Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi hal wajib yang dilakukan sebelum mengambil skripsi di beberapa Universitas.

Biasanya KKN dilakukan di desa atau kampung yang lumayan jauh dari kota.

Kegiatan KKN selama didesa adalah membuat program kerja dan melakukan pengabdian ke penduduk sekitar kampung.

Biasanya KKN dilakukan selama 1,5 bulan dan menginap di kampung tersebut.

Mahasiswa dari berbagai jurusan maupun satu jurusan dibagi beberapa kelompok untuk melakukan pengabdian di daerah tersebut.

Baru-baru ini di Twitter, ada cerita menarik tentang KKN di kepulauan Papua.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui akun Twitter bernama Ichlasul Jarangga bersama teman-temannya melakukan KKN di pulau Samber Pasi. Pulau tersebut lumayan jauh dari kepulauan besar.

Jarak perjalanan disana untuk ke kota mencapai 4 jam. Sementara itu butuh waktu 3 jam untuk ke daerah Bosnik.

Meski lokasinya yang jauh, Arif bersama teman-temannya menikmati kegiatan selama satu bulan lebih.

Pemandangan yang masih asri, lautan berwarna biru cerah dan penduduknya ramah pada tim KKN tersebut.

Bahkan penduduk satu kampung mengantar kepulangan Arif dan teman-temannya di Bandara.

"Sekarang mereka ikut nganter dong sampe bandara satu kampung" tulis akun Twitter @IchlslArif.

Video tersebut memperlihatkan masyarakat Papua memberi salam perpisahan kepada tim KKN.

"Padahal Samber Pasi ke kota itu bisa sampe 4 jam. Tiga jam naik perahu fiber ke Bosnik, terus dari bosnik naik angkot bisa satu jam" Tulis akun @IchlslArif

Arif juga menjelaskan warga di kampung tersebut bahkan sampe menyusul menyewa mobil untuk mengantar mahasiswa yang sedang KKN di asrama LLK.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas