Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Cinta Buruh Bangunan Pada Tetangganya Tapi Tak Berani Mengungkapkan Berakhir Tragis

Tak Berani Nyatakan Cinta, Buruh Bangunan ini malah perkosa Si Gadis Pujaan yang juga masih tetangganya

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Cinta Buruh Bangunan Pada Tetangganya Tapi Tak Berani Mengungkapkan Berakhir Tragis
Tribun Medan/ Array A Argus
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Motif upaya pencurian dan penganiayaan hingga percobaan pemerkosaan terhadap MS, warga Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang terkuak.

Tersangka Suhendra (39), yang berprofesi sebagai buruh bangunan ternyata menaruh hati kepada korban yang juga merupakan tetangganya.

Hal tersebut terungkap saat pemaparan di Mapolsek Tanjung Morawa, Kamis (22/8/2019).

Di hadapan awak media, tersangka mengaku menyukai korban. Namun, tak berani menyatakannya.

Pelaku mengaku sudah lama hidup sendiri lantaran istrinya sudah meninggal dunia.

Baca: Lama Menduda, Oknum Buruh Bangunan Perkosa Istri Tetangga yang Sudah Lama Ditaksir

Saat itu, pelaku sedang bernafsu lantaran sudah lama tak berhubungan badan.

Dengan alasan tersebut, dia ingin melampiaskannya kepada korban.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya mau sama dia Pak, beberapa kali aku lihat dia. Saya mengunakan pisau untuk membongkar lubang angin lalu masuk ke rumah korban," ujarnya.

Kasatreskrim Polres Deli Serdang AKP Rafles Langgak Putra mengatakan, sebelumnya korban MS berontak saat pelaku berusaha memperkosanya.

Korban berteriak dan melakukan perlawanan.

Karena panik, tersangka menusuk tubuh MS beberapa kali hingga korban berteriak dan meminta tolong.

"Tersangka yang telah mempersiapkan pisau. Langsung melakukan penusukan dua kali ke dada tiga kali ke sebelah kiri lengan korban. Karena teriakan korban warga berdatangan tersangka lalu akut dan melarikan diri," ujar Rafles.

Mendapat laporan kejadian ini, kata Rafles polisi langsung melakukan pendalaman dan berhasil menangkap pelaku pada Rabu (21/8/2019) di rumah temannya di Desa Tanjung Morawa B.

Saat itu Suhendra berencana kabur ke Pekan Baru.

"Sehingga kita beri tindakan terukur dan dilumpuhkan dengan timah panas," sebut Rafles.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas