Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

UPDATE Jasad Suami dan Anak dalam Mobil Dibakar Istri di Sukabumi, Kronologi hingga Sosok Korban

Awalnya, warga dikagetkan dengan dua jenazah dalam mobil terbakar di pinggir jalan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019).

Penulis: Daryono
Editor: Pravitri Retno W
zoom-in UPDATE Jasad Suami dan Anak dalam Mobil Dibakar Istri di Sukabumi, Kronologi hingga Sosok Korban
Kompas.com/ Budiyanto
Sejumlah anggota Polres Sukabumi melakukan proses olah tempat kejadian perkara temuan dua jenazah dalam mobil terbakat di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019).(KOMPAS.COM/BUDIYANTO) 

1. Kronologi

Kronologi pembunuhan terhadap Edi Chandra dan anaknya berawal saat AK menyewa empat pembunuh bayaran untuk membunuh suami dan anak tirinya. 

Dikutip dari Kompas.com, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan, awalnya dua korban diculik dan dilumpuhkan di rumah mereka di Lebak Bulus, Jakarta Selatan oleh para eksekutor.

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Sosok AK (35) perempuan yang ditangkap polisi karena terkait pembakaran jenazah di Cidahu, Sukabumi.
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik Sosok AK (35) perempuan yang ditangkap polisi karena terkait pembakaran jenazah di Cidahu, Sukabumi. (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik )

Setelah dieksekusi, kedua jenazah disimpan di dalam mobil lalu di parkir di SPBU Cireundeu, Jakarta.

Kemudian Minggu (25/8/2019) pukul 07.00 AK dan anaknya KV mengambil mobil yang sudah berisikan mayat menuju Cidahu.

Sebelum ke TKP, AK sempat membeli satu botol bensin lalu menyerahkan ke KV untuk membakar mobil tersebut.

Baca: Pesan Terakhir Ipda Erwin Polisi Cianjur yang Terbakar Meninggal Dunia untuk Istri, Penuh Haru!

2. Motif Pembunuhan karena Urusan Rumah Tangga dan Utang Piutang

Berita Rekomendasi

Soal motif AK menghabisi suami dan anak tirinya, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menyebut pembunuhan terjadi lantaran dipicu persoalan rumah tangga dan utang piutang. 

"Motifnya adalah tersangka AK menyewa empat eksekutor untuk membunuh suaminya Edi Candra dan anak tirinya Dana karena masalah rumah tangga dan utang piutang," ujar dia, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin (26/8/2019) malam.

3. AK Janjikan Imbalan Rp 500 Juta

Menyewa empat pembunuh bayaran, AK rupanya menjanjikan imbalan sebesar Rp 500 juta.

"Pelaku AK menjanjikan uang Rp 500 juta terhadap para eksekutor," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi saat dihubungi, Selasa (27/8/2019).

Proses olah tempat kejadian perkara temuan dia jenazah dalam mobil terbakar oleh anggota kepolisian di Cidahu, Sukabumi,Jawa Barat, Minggu (25/8/2019).
Proses olah tempat kejadian perkara temuan dia jenazah dalam mobil terbakar oleh anggota kepolisian di Cidahu, Sukabumi,Jawa Barat, Minggu (25/8/2019). (KOMPAS.com/BUDIYANTO)

"Sebagai uang tanda jadi, AK baru membayar Rp 130 juta dan sisanya akan dilunasi jika keempat eksekutor itu berhasil membunuh dua korban. "

"Baru disetorkan Rp 130 juta (kepada eksekutor)," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
asd
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
Â
1x
    • Chapters
    • descriptions off, selected
    • subtitles off, selected
      ×

      Ads you may like.

      © 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
      Atas