UPDATE Jasad Suami dan Anak dalam Mobil Dibakar Istri di Sukabumi, Kronologi hingga Sosok Korban
Awalnya, warga dikagetkan dengan dua jenazah dalam mobil terbakar di pinggir jalan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019).
Penulis: Daryono
Editor: Pravitri Retno W

1. Kronologi
Kronologi pembunuhan terhadap Edi Chandra dan anaknya berawal saat AK menyewa empat pembunuh bayaran untuk membunuh suami dan anak tirinya.
Dikutip dari Kompas.com, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan, awalnya dua korban diculik dan dilumpuhkan di rumah mereka di Lebak Bulus, Jakarta Selatan oleh para eksekutor.

Setelah dieksekusi, kedua jenazah disimpan di dalam mobil lalu di parkir di SPBU Cireundeu, Jakarta.
Kemudian Minggu (25/8/2019) pukul 07.00 AK dan anaknya KV mengambil mobil yang sudah berisikan mayat menuju Cidahu.
Sebelum ke TKP, AK sempat membeli satu botol bensin lalu menyerahkan ke KV untuk membakar mobil tersebut.
Baca: Pesan Terakhir Ipda Erwin Polisi Cianjur yang Terbakar Meninggal Dunia untuk Istri, Penuh Haru!
2. Motif Pembunuhan karena Urusan Rumah Tangga dan Utang Piutang
Soal motif AK menghabisi suami dan anak tirinya, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menyebut pembunuhan terjadi lantaran dipicu persoalan rumah tangga dan utang piutang.
"Motifnya adalah tersangka AK menyewa empat eksekutor untuk membunuh suaminya Edi Candra dan anak tirinya Dana karena masalah rumah tangga dan utang piutang," ujar dia, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin (26/8/2019) malam.
3. AK Janjikan Imbalan Rp 500 Juta
Menyewa empat pembunuh bayaran, AK rupanya menjanjikan imbalan sebesar Rp 500 juta.
"Pelaku AK menjanjikan uang Rp 500 juta terhadap para eksekutor," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi saat dihubungi, Selasa (27/8/2019).

"Sebagai uang tanda jadi, AK baru membayar Rp 130 juta dan sisanya akan dilunasi jika keempat eksekutor itu berhasil membunuh dua korban. "
"Baru disetorkan Rp 130 juta (kepada eksekutor)," ucapnya.