Tribun

Diterjang Badai, Kapal dengan 7 ABK Asal Indonesia Hilang di Samudra Pasifik

Sebuah kapal yang bernama lambung Jin Long Tai No 6 dioperasikan seorang kapten asal Taiwan dilaporkan hilang di Samudra Pasifik.

Editor: Sugiyarto
Diterjang Badai, Kapal dengan 7 ABK Asal Indonesia Hilang di Samudra Pasifik
Istimewa
ilustrasi 

Mereka menyampaikan, sudah berusaha mencari korban selama 20 hari di lautan lepas. Namun, jasad Wawan dan ABK lainnya tidak juga ditemukan.

Lanjut dia, di lokasi kejadian hanya ditemukan puing-puing kapal namun sama sekali tidak terlihat tanda-tanda satu pun korban.

Mereka juga meminta tanda tangan persetujuan istri Wawan, Lelia (25) terkait hilangnya korban dan untuk jasadnya tidak dapat ditemukan.

"Hingga sekarang sudah tidak ada kabar lagi," ujar dia.

Diceritakan Boni, akibat kejadian itu, Wawan Bin Sarwan meninggalkan istri dan anak bernama Vina Fresiska yang baru berusia 5 tahun. Anaknya itu sekarang dirawat oleh kakak kandung Wawan, Masipah (40).

Istri Wawan sekarang ini berada di Taiwan, dirinya bekerja sebagai pembantu rumah tangga sejak satu tahun lalu.

"Di Indonesia, Wawan hanya memiliki kakak jadi anaknya dititipkan pada kakaknya sejak Lebaran itu. Istrinya di Taiwan dan orangtuanya sudah meninggal," ucap dia.

Disampaikan Boni, meski berat tapi pihak keluarga sudah mengikhlaskan hilangnya Wawan di Samudra Pasifik.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Kapal Diterjang Badai, 7 ABK asal Indonesia Hilang di Samudra Pasifik, 1 Warga Indramayu, https://jabar.tribunnews.com/2019/09/06/kapal-diterjang-badai-7-abk-asal-indonesia-hilang-di-samudra-pasifik-1-warga-indramayu?page=2.

  Tribun JualBeli
berita POPULER

Wiki Populer

berita TERKINI
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas