Ratusan Mahasiswa Papua Pulang Kampung: Kapolda Papua Ungkap Indikasinya Hingga Buat Pusing Gubernur
"Ya ada (sebagian) merasa tidak aman, kemudian disuruh oleh kelompok-kelompok untuk kembali," kata Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja
Editor:
Imanuel Nicolas Manafe
TRIBUNNEWS.COM - Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja menanggapi kabar 300 mahasiswa Papua yang pulang kampung.
Bahkan, informasi lanjutan menyebut jumlah mahasiswa Papua yang pulang kampung mencapai 700 orang.
Baca: Gempa Hari Ini - BMKG Catat Gempa M 2,8 Guncang Jayapura, Papua
Rudolf A Rodja mengatakan, ada beberapa indikasi yang membuat para mahasiswa tersebut pulang kampung, salah satunya adalah adanya seruan dari kelompok tertentu.
"Ya ada (sebagian) merasa tidak aman, kemudian disuruh oleh kelompok-kelompok untuk kembali, kemudian membaca di media sosial bahwa mereka akan kuliah di universitas di tanah Papua. Tapi adik-adik kita ini harus berpikir rasional," ujar Rudolf, di Jayapura, Senin (9/9/2019).
Rudolf A Rodja menyayangkan tindakan para mahasiswa tersebut dan menilai mereka harus dihindari dari kepentingan pihak tertentu yang ingin memperkeruh situasi di Papua.
"Jangan sampai adik-adik kita ini menjadi korban dari kepentingan-kepentingan elit-elit atau kelompok-kelompok. Ini yang harus kita cegah karena anak-anak ini adalah aset-aset bangsa yang perlu kita perhatikan masa depannya," kata Rudolf A Rodja.
Rudolf A Rodja mengatakan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah menjamin keamanan seluruh mahasiswa asal Papua yang berada di berbagai daerah di Indonesia.
Baca: Langkah Polisi Tetapkan Veronica Koman sebagai Tersangka Dianggap Ancaman bagi Pembela HAM
"Kapolri sudah menyampaikan, seluruh Polda akan menjamin keamanan dan rasa aman adik-adik mahasiswa kita dimana pun mereka kuliah di luar tanah Papua dan itu jaminan dari kita," katanya.
Hingga kini, Polda Papua telah mencatat sudah 700 mahasiswa kembali ke Papua, yang terbanyak dari Manado, Sulawesi Utara, sekitar 300 orang. (Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Menurut Kapolda, Ini Alasan 700 Mahasiswa Asal Papua Pilih Pulang Kampung
Gubernur Lukas Enembe mengaku pusing
Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku kaget karena sebelumnya Panglima TNI dan Kapolri telah memberikan jaminan keamanan bagi mahasiswa dan pelajar asal Papua yang menempuh pendidikan di luar Papua.
"Memang sudah ada imbauan dari kami, saya arahkan waktu itu, kalau di NKRI tidak aman, kami pulangkan. Tapi ini aman, kenapa pulang, untuk apa?" tutur Lukas di Jayapura, Senin (9/9/2019).
Lukas Enembe menyayangkan sikap para mahasiswa yang tidak berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang mengirim mereka berkuliah.
Terlebih, saat ini rekonsiliasi sedang dilakukan dan seluruh institusi terkait telah memberikan jaminan keamanan bagi seluruh mahasiswa asal Papua.
Namun, Lukas Enembe memastikan pemerintah daerah akan bersedia memfasilitasi para mahasiswa tersebut bila mereka bersedia kembali berkuliah di tempat sebelumnya.
Baca: Pengamat: Penyadapan Perlu Diatur Agar Tidak Kontra Produktif