Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ibu Terduga Teroris Menangis Diberitahu Anaknya Terlibat Teror

Rosid mengatakan, belum bisa ke Jakarta bersama istrinya untuk menengok Asep Roni punya uang untuk berangkat ke Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ibu Terduga Teroris Menangis Diberitahu Anaknya Terlibat Teror
Tribunjabar.id/Ferri Amiril Mukminin
Rosid dan Nurjanah orangtua Asep terduga teroris yang ditangkap 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNNNEWS.COM, CIANJUR - Rosid (45), orangtua Asep Roni (21) terduga teroris yang ditangkap di Bekasi kaget saat pihak kepolisian datang ke rumahnya mengabarkan anaknya ditangkap karena terlibat jaringan teror.

Sang istri, Nurjanah (43), yang mempunyai riwayat penyakit jantung juga hanya bisa menangis setelah mendapat keterangan dari suaminya alasan petugas dari kepolisian datang ke rumah.

"Kaget sekali pa, saya tak tahu awalnya bagaimana, tak curiga dengan anak saya juga selama ini," ujar Rosid ditemui di rumahnya di Kampung Sirnasari RT 06/06, Desa Cisujen, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Senin (23/9) petang.

Rosid mengatakan, Minggu (22/9) malam hari ia sempat ditelepon anaknya sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam percakapan tersebut ia menyuruh anaknya untuk pulang jika tak ada kerja di kota.

Baca: Nasdem Bakal Usung Olla Ramlan untuk Maju di Pilkada Cianjur dan Sahrul Gunawan di Kab Bandung

"Saya bertanya di telepon kepada dia, apakah sedang kerja atau engga, ia mengabarkan sedang berjualan es campur, jadi saya suruh pulang aja daripada ga ada kerja," ujar Rosid.

Rekomendasi Untuk Anda

Rosid tak menyangka pagi harinya anaknya ditangkap Densus.

Ia baru mengetahui Senin siang setelah kedatangan beberapa petugas kepolisian.

Rosid mengatakan, belum bisa ke Jakarta bersama istrinya untuk menengok Asep Roni. Alasannya karena ia tak punya uang untuk berangkat ke Jakarta.

Kesehariannya yang hanya buruh bangunan, hanya mampu menafkahi istri dan anak bungsunya.

"Kebetulan di rumah juga ada ibu yang sudah sepuh, jadi kalau ditinggal juga saya khawatir," katanya.

Rosid mengatakan, ia tak begitu mengenal sosok istri anaknya, Sutiyah (19).

Baca: Kesaksian Tetangga Terduga Teroris Cilincing soal Bom: Kata Densus, Kesenggol Dikit 3 Rumah Habis

Ia mengatakan baru bertemu istri anaknya dua kali saat menikah di Bekasi dan saat mengunjungi rumahnya sebelum menikah.

"Pertama datang ke sini sebulan lalu sebelum menikah, lalu saat menikah di Bekasi," kata Rosid.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas