Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terbawa Arus Sungai, Wanita Berusia 80 Tahun di Aceh Ditemukan Selamat

Warga melakukan pencarian dengan menyusuri sungai menggunakan alat seadanya dan menemukan korban selamat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Terbawa Arus Sungai, Wanita Berusia 80 Tahun di Aceh Ditemukan Selamat
FOTO KIRIMAN WARGA
EVAKUASI - Warga mengevakuasi Aisyah yang terjatuh ke sungai di Gampong Lhok Keutapang, Pidie, Minggu (22/9/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Seorang nenek yang usianya sudah 80 tahun, mampu bertahan hidup setelah sekitar tiga jam terseret arus sungai.

Ia ditemukan warga sedang berpegangan pada sebatang bambu.

Ibrahim terkejut saat datang tIDak menemukan ibunya di dalam rumah.

Ia datang mengantar sarapan sebagaimana rutin selama ini ia lakukan.

Maklum saja, ibunya, Aisyah Binti Amin, sudah renta. Usianya sudah mencapai 80 tahun.

Sama seperti hari-hari sebelumnya, pada Minggu (22/9) kemarin, ia datang sekitar pukul 07.00 WIB, dan seperti biasa ia selalu menemukan ibunya di dalam rumah.

Tetapi pagi kemarin, ia sangat kaget karena tak menemukan Nek Aisyah.

Baca: Cerita Rianti Cartwright Saat sang Suami Nyaris Tenggelam di Sungai Sehari Sebelum Ulang Tahunnya

Rekomendasi Untuk Anda

Sambil memanggil-manggil, Ibrahim melanjutkan pencarian di sekeliling rumah.

“Ibrahim mencari-cari ibunya di sekeliling rumah, namun tak juga ditemukan,” kata Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Serambi, Minggu (22/9).

Ibrahim pun mulai panik.

Ia lantas menanyakan para tetangga, tetapi para juga mengaku tak melihat ibunya.

Akhirnya, Ibrahim bersama masyarakat Gampong Lhok Keutapang dan anggota Polsek Pidie melakukan pencarian di seputaran gampong.

Sebab bisa saja, dengan usia yang sudah uzur tersebut, saat sedang berjalan-jalan ke luar rumah, Nek Aisyah lupa jalan untuk pulang.

Baca: Kronologi Siswi SMA Tewas Tenggelam di Danau Toba, Sang Ibu Histeris Anaknya Terbujur Kaku

Pencairan juga dilakukan di sungai yang lokasi tidak terlalu jauh dari rumah.

Di sinilah baru ditemukan titik terang, tetapi sekaligus juga mencemaskan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas