Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sekira 500 Mahasiswa Bakal Kumpul di Depan DPRD Bali, Suarakan #BaliTidakDiam

"Iya akan ada aksi. Sekitar 500 yang hadir," kata Febri, Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Bali, saat dikonfirmasi, Senin (23/9/2019)

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sekira 500 Mahasiswa Bakal Kumpul di Depan DPRD Bali, Suarakan #BaliTidakDiam
Tribunnews/Muhammad Iqbal Firdaus
Massa menggelar aksi menolak pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019). Aksi yang diwakili oleh buruh, mahasiswa, dan rakyat sipil ini menolak DPR mengesahkan RKUHP yang dianggap dapat mengancam rakyat Indonesia. Tribunnews/Muhammad Iqbal Firdaus 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa juga terjadi di Bali.

Massa yang menamakan diri mereka Aliansi Mahasiswa Bali menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPRD Bali, Selasa (24/9/2019).

Baca: Foto-foto Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Solo: Berpakaian Hitam, Jas Almamater dan Membawa Poster Demo

Demo dimulai pukul 12.00 Wita.

Unjuk rasa tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 500 orang.

"Iya akan ada aksi. Sekitar 500 yang hadir," kata Febri, Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Bali, saat dikonfirmasi, Senin (23/9/2019).

Pada aksi kali ini, mereka akan melakukan gerak jalan dari Parkir Timur Lapangan Bajra Sandhi Renon sampai Gedung DPRD Bali.

Aliansi Masyarakat untuk Keadilan Demokrasi berunjuk rasa menolak pengesahan tahap I Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019). Mereka membawa sejumlah poster berisi tuntutan menolak pengesahan RKUHP karena merupakan bentuk pemenjaraan terhadap demokrasi. Warta Kota/Alex Suban
Aliansi Masyarakat untuk Keadilan Demokrasi berunjuk rasa menolak pengesahan tahap I Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019). Mereka membawa sejumlah poster berisi tuntutan menolak pengesahan RKUHP karena merupakan bentuk pemenjaraan terhadap demokrasi. Warta Kota/Alex Suban (Warta Kota/Alex Suban)

Aksi bertajuk #BaliTidakDiam tersebut untuk menyuarakan pendapat tentang beragam permasalahan dan isu-isu nasional belakangan ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa di antaranya adalah rasisme, kebakaran hutan, disahkannya revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Aksi ini digelar juga meyusul gerakan mahasiswa dengan tuntutan yang sama di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, demo dan unjuk rasa mahasiswa ini juga bentuk solidaritas, karena ada beberapa mahasiswa Bali yang berangkat ke jakarta untuk ikut aksi di DPR RI.

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Denpasar AKP Muh Nurul Yaqin mengatakan, aksi tersebut telah mengajukan surat pemberitahuan.

Baca: Mahasiswa di Solo Lakukan Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD dengan Pakaian Serba Hitam

Unjuk rasa tersebut akan dilangsungkan pukul 13.00 Wita.

"Besok jadi unjuk rasa pukul 13.00," kata Nurul saat dikonfirmasi, Senin malam. (Kontributor Bali, Imam Rosidin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Unjuk Rasa dan Demo, Mahasiswa Bali Akan Gelar Aksi #BaliTidakDiam

Mahasiswa mulai berdatangan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas