Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

9 Siswa SMP di Mranggen Pindah Sekolah Setelah Terlibat dalam Video Tawuran yang Viral

Video yang sempat beredar tersebut terjadi di luar kegiatan sekolah yakni, di jalanan yang dikelilingi persawahan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in 9 Siswa SMP di Mranggen Pindah Sekolah Setelah Terlibat dalam Video Tawuran yang Viral
ilustrasi tawuran 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Moch Saifudin

TRIBUNNEWS.COM, DEMAK - Video viral yang sebelumnya beredar nampak puluhan siswa mengenakan seragam sedang melakukan konvoi dengan membawa clurit.

Kemudian Polsek Mranggen, Polres Demak, Polda Jawa Tengah mendatangi siswa dari SMP di Mranggen yang terlibat dalam video tersebut.

"Polsek Mranggen mengumpulkan 28 siswa untuk mendapatkan pembinaan di Mapolsek Mranggen.

Selama dua hari, Jumat-Sabtu (27-28/9/2019), siswa mendapatkan pembinaan dan pulang dijemput orangtuanya," jelas Wakil Kepala Sekolah SMP di Mranggen, Hery Sarwanto, Senin (30/1/2019).

Hery menyebut, Polres Demak, dalam hal ini Polsek Mranggen melakukan langkah cepat.

Pembinaan tersebut dilakukan karena disinyalir ada langkah balasan setelah video yang beredar tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam video tersebut terdapat kelompok siswa merusak satu motor siswa sekolah lain.

"Dari pihak siswa yang motornya dirusak tersebut beredar kabar akan melakukan tindakan balasan sehingga Polsek Mranggen imbauan dari Kapolres Demak langsung melakukan pembinaan," jelasnya.

Baca: Suasana di Desa Tambun dan Dumoga Berangsur Membaik Pasca Tawuran Antarwarga

Sementara, Hery membenarkan bahwa video yang sempat viral tersebut merupakan siswa di SMP Mranggen.

Ia menyebut setidaknya ada 28 siswa yang mendapat binaan dari Polsek Mranggen.

"Kendati demikian pihak sekolah tidak diam baik sebelum dan sesudah video tersebut beredar," terangnya.

Hery menyebut, video yang sempat beredar tersebut terjadi di luar kegiatan sekolah yakni, di jalanan yang dikelilingi persawahan.

Hery menjelaskan pihak sekolah telah melakukan beberapa langkah.

Diantaranya mengidentifikasi siswa yang terlibat, dan memberikan tindakan lanjutan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas