Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rusuh di Papua

Tiga Pesawat Hercules Disiapkan Bantu Evakuasi Perantau Minang ke Luar Wamena

Tiga pesawat Hercules akan dikerahkan untuk membantu mengevakuasi perantau Minang ke luar Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Tiga Pesawat Hercules Disiapkan Bantu Evakuasi Perantau Minang ke Luar Wamena
Humas Pemprov Sumbar
Nasrul Abit saat berada di posko pengungsian yang berlokasi di Kodim 1702 Jayawijaya di Wamena, Papua. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Tiga pesawat Hercules akan dikerahkan untuk membantu mengevakuasi perantau Minang ke luar Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Demikian bentuk koordinasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dengan Panglima TNI.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan Panglima TNI sudah menginstruksikan penambahan Hercules untuk mengangkut masyarakat yang ingin ke luar Wamena.

Baca: Banyak Pelajar Ikut Demo, Tak Efektifkah Surat Edaran Mendikbud?

"Info dari Danlanud Silas Papare Jayapura, akan disiapkan 3 unit pesawat Hercules untuk mengangkut warga yang ingin mengungsi ke Sentani Jayapura. Hercules itu kan pertamanya hanya satu. Kemudian, bertambah jadi dua. Dan ditambah satu lagi. Totalnya tiga," kata Nasrul Abit, Senin (30/9/2019) malam.

Nasrul Abit berharap masyarakat yaang ada di Wamena bisa segera dibawa ke Jayapura atau Sentani.

"Hercules disamping mengangkut masyarakat, juga mengangkut bahan makanan ke Wamena. Tidak ada transportasi lain selain Hercules," kata Nasrul Abit.

Nasrul Abit menambahkan satu unit Hercules bisa mengangkut sekitar 150 orang.

Sementara, untuk kembali ke kampung halaman di Sumatera Barat, pihaknya tengah menunggu daftar yang valid dari Pengurus IKM Papua dan Wamena.

Baca: Ungkapan Krisdayanti saat Dilantik Jadi Anggota DPR Didampingi Rahul Lemos: Terimakasih Sayangku

"Kami koordinasikan dengan Pelni segera. Kalau jumlah sudah valid, akan kita berangkatkan. Kalau lebih dari 200 orang, perantau Minang akan pulang dengan kapal. Namun tidak bisa sekaligus. Kita usahakan secara bertahap. Akan tetapi harapan kita bisa satu kapal saja dan berlabuh di Teluk Bayur," harap Nasrul Abit.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Padang
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas