Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Pilu Pelajar SMP Gantung Diri yang Pernah Terima Hadiah dari Presiden Jokowi

Siswa SMP di Kota Kupang, NTT yang tewas gantung diri, YSS (14) merupakan salah satu siswa yang pernah menerima hadiah sepeda dari Presiden Jokowi

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Kisah Pilu Pelajar SMP Gantung Diri yang Pernah Terima Hadiah dari Presiden Jokowi
(KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE)
Jenazah YSS (14), pelajar salah satu SMP di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tewas gantung diri, saat dievakuasi aparat kepolisian setempat 

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Siswa SMP di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas gantung diri, YSS (14) merupakan salah satu siswa yang pernah menerima hadiah sepeda dari Presiden Jokowi.

Hadiah sepeda tersebut diberikan oleh Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan ke Kupang pada Januari 2018 lalu.

Saat itu YSS berhasil menjawab pertanyaan presiden soal bunyi sila kelima Pancasila.

"Benar, dia terima hadiah sepeda dari Presiden Jokowi, pada Januari 2018 lalu," ungkap Yosina Naionis (47), tante YSS, kepada sejumlah wartawan, di kediamannya, Selasa (15/10/2019).

Baca: Sulli Eks Member f(x) Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ini 6 Nyinyiran Netizen yang Bikin Depresi

Yosina mengaku sepeda yang diberikan oleh Presiden Jokowi tersebut saat ini masih disimpannya.

"Saat ini, sepeda pemberian Presiden Jokowi disimpan di rumah kami," ujar Yosina.

Sebelumnya diberitakan, YSS (14), pelajar salah satu SMP di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri, Senin (14/10/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Kapolsek Oebobo Kompol Ketut Saba mengatakan, jenazah YSS ditemukan di dalam rumahnya di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Ia ditemukan pertama kali oleh seorang tetangganya bernama Kristofel Key (57).

Baca: Napi Lapas Kelas IIA Pontianak Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Saat itu, Kristofel sedang memberi makan kambingnya yang diikat di depan rumah milik YSS.

"Pada saat itu, saksi (Kristofel) mencium aroma busuk dan melihat banyak lalat di balik kaca rumah," ujar Saba.

"Saksi lalu mengintip dari kaca jendela, dan pada saat melihat orang dalam posisi tergantung di dalam rumah," ujar dia.

Kristofel kemudian langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Tuak Daun Merah, yang tinggal dekat lokasi kejadian.

Pada saat ditemukan, jenazah YSS dalam posisi tergantung.

Ia menggunakan pakaian kaos warna cokelat dan celana jins hitam.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas