Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenag Indramayu akan Lakukan Ini Menyusul Ada Dua Terduga Teroris Disergap di Indramayu

Paham radikalisme menjadi momok yang dapat memecah belah bangsa dan agama. Terlebih dalam hal ini terkait dengan tororisme.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Kemenag Indramayu akan Lakukan Ini Menyusul Ada Dua Terduga Teroris Disergap di Indramayu
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU - Kemenag Indramayu tidak akan tinggal diam menyusul adanya penangkapan dua terduga teroris di wilayahnya.

Diketahui belum lama ini Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri mengamankan dua orang terduga teroris di Kabupaten Indramayu.

Mereka adalah D (19) yang ditangkap di kediaman orangtuanya di Desa Cangko Blok Waled Rt 02 Rw 01, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu pada Sabtu (28/9/2019).

Baca: Densus 88 Antiteror Tangkap Tiga Terduga Teroris JAD Lampung

Teroris lainnya yakni, TF yang ditangkap di sebuah Toserba milik kakak iparnya di Jalan Ahmad Yani Nomor 106 Indramayu pada Sabtu (12/10/2019).

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu, Sofandi mengatakan, paham radikalisme ini memang sulit untuk dideteksi.

Pasalnya, mereka tidak menunjukan ciri bahwa mereka adalah seorang teroris, terlebih dalam keseharian mereka biasa membaur dengan masyarakat.

"Memang adanya teroris di Indramayu ini sangat disayangkan sekali," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (21/10/2019).

Baca: Densus 88 Kembali Tangkap Satu Terduga Teroris di Lampung, Diduga Jaringan JAD Pimpinan Ujang

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu Sofandi menjelaskan, paham-paham radikalisme sangat berbanding terbalik dengan pemahaman Islam.

Menurut dia, faham radikalisme adalah virus yang berasal dari luar dan bukan berasal dari ajaran agama Islam yang biasa dipelajari di pesantren-pesantren.

"Ini sebenarnya faktor manusianya, tidak ada hubungannya dengan ajaran yang dipelajari di pesantren," ucap dia.

Dalam hal ini, Kemenag Indramayu akan lebih menguatkan pemahaman agama di kalangan masyarakat.

Hal ini disebutkan dia, sebagai upaya Kemenag agar tidak ada lagi warga asal Indramayu yang terjangkit faham terorisme.

"Kita juga tentu akan berkoordinasi dengan pihak keamanan seperti Polres, dan lainnya," ujar Sofandi.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Dua Terduga Teroris Disergap di Indramayu, Kemenag Indramayu akan Lakukan Ini, https://jabar.tribunnews.com/2019/10/21/dua-terduga-teroris-disergap-di-indramayu-kemenag-indramayu-akan-lakukan-ini?page=2.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas