Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jenasah Afridza Munandar Diantar Ribuan Pelayat, Peti Matinya Dibalut Bendera Merah Putih

Ribuan pelayat mengantarkan almarhum Afridza Syach Munandar menuju peristirahatan terakhir di pemakaman keluarga

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ravianto
zoom-in Jenasah Afridza Munandar Diantar Ribuan Pelayat, Peti Matinya Dibalut Bendera Merah Putih
isep heri herdiansah/tribun jabar
Prosesi pemakaman Afridza Munandar di pemakaman keluarga Sambongjaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Ribuan pelayat mengantarkan almarhum Afridza Syach Munandar menuju peristirahatan terakhir di pemakaman keluarga di Sambong Bencoy, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Senin (4/11/2019) malam.

Diiringi gema tahlil pengantar, sang pebalap itu dikebumikan sekitar pukul 22.45 WIB.

Duka mendalam dari keluarga sangat terasa saat prosesi pemakaman berlangsung.

Doa-doa terlantun dari para pelayat mengiringi ditutupnya liang lahat.

Sebelumnya, jenazah tiba di rumah duka sekitar Pukul 21.30 WIB.

Kepulangan pembalap kelahiran 13 Agustus 1999 itu sebelumnya mendapat kawalan kepolisian dan sejumlah komunitas motor di Tasikmalaya yang sudah berkumpul di batas Kota.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah sekitar 15 menit disemayamkan di rumah duka, jenazah Afridza Munandar di bawa ke Mesjid Al Muttaqin dekat rumah duka untuk disalatkan.

Suasana kedatangan jenazah Afridza Syach Munandar di rumah duka keluarga besar almarhum, di Perum Tamansari Indah Nomor D9, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Senin (4/11/2019) malam.
Suasana kedatangan jenazah Afridza Syach Munandar di rumah duka keluarga besar almarhum, di Perum Tamansari Indah Nomor D9, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Senin (4/11/2019) malam. (Tribun Jabar/Isep Heri)

Pribadi yang Kerap Bersyukur

Indonesia kehilangan seorang pembalap muda terbaiknya, Afridza Munandar. Ia meninggal dunia setelah kecelakaan pada di Sirkuit Sepang, Malaysia, saat balapan seri ke-11 Asia Talent Cup 2019.

Pembalap Afridza Munandar terjatuh di tikungan ke-10 pada Sabtu (2/11/2019). Kini sosok pemuda asal Kota Tasikmalaya ini tinggal menjadi kenangan.

Untuk mengenang mendiang Afridza Munandar, tahukah Anda kebiasaan yang selalu dilakukan pembalap ganteng yang satu ini?

Ternyata Afridza Munandar tak pernah absen untuk berdoa juga bersyukur setiap kali balapan.

Pembalap Afridza Munandars selalu bersyukur dan bertarung setiap kali bertarung.
Pembalap Afridza Munandars selalu bersyukur dan bertarung setiap kali bertarung. (Kolase Tribun Jabar (Instagram/afridzasyach))

Hal ini terlihat dari sejumlah postingannya melalui akun Instagram.

Seperti pada postingan foto yang satu ini. Afrida Munandar mengunggah fotonya tengah jongkok disamping motor balapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas