Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Usai Sayat Tangan, Perempuan di Denpasar Ini Lompat dari Lantai 2

Supriyantini mengalami luka sayat di tangan kanan dan kiri, retak pada pinggang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Usai Sayat Tangan, Perempuan di Denpasar Ini Lompat dari Lantai 2
Polsek Denpasar Barat
Seorang perempuan bersimbah darah di Jalan Mahendradata Gang Robin William, Nomor 10, Denpasar, Bali, Minggu (10/11/2019) kemarin, setelah melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat tangannya dan terjun dari lantai 2 kamarnya. Sayat Tangan dan Terjun dari Lantai 2, Seorang Perempuan di Denpasar Lakukan Percobaan Bunuh Diri 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Siti Supriyantini, warga Jalan Bukit Tunggal Gang 9, Nomor 2, Banjar Tegal Baler Griya, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat nekad bunuh diri.

Usai menyayat lengan tangan, ia lompat dari lantai 2.

Aksi percobaan bunuh diri yang terjadi di Jalan Mahendradata Gang Robin William, Nomor 10, Denpasar, Bali, Minggu (10/11/2019) kemarin pukul 15.15 Wita.

Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Denpasar Barat.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aji Yoga Sekar mengatakan, Supriyantini saat ini masih dalam perawatan medis di RSUP Sanglah.

Ia belum bisa memberikan keterangan apapun.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya benar, kemarin sore kami terima informasinya. Saat ini masih dilakukan perawatan di RSUP Sanglah," ujarnya.

Baca: BERITA POPULER- Tewas Gantung Diri, Jasad Dosen Undiknas Dikremasi di Krematorium Cekomaria Denpasar

Perempuan asal Denpasar ini sebelumnya melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menyayat pergelangan tangan kanan dan kirinya.

Tak hanya itu saja, ia juga nekat terjun dari lantai 2 balkon kamarnya.

Mengetahui hal itu, adik Supriyantini, Triyulianto (27), yang tinggal satu lokasi dengan Supriyantini, lalu meminta tolong warga.

Mendengar suara teriakan minta tolong, saksi Siti Rina Rizkiyah (43) menghampiri sumber teriakan.

Rina yang saat itu tengah menonton televisi di kamar, turun ke bawah dan melihat Supriyantini sudah bersimbah darah di lantai satu.

Selanjutnya ia memanggil Miradiono, suami saksi, untuk turun ke bawah dan melihat kondisi Supriyantini.

Miradiono lalu menghubungi PMI dan BPBD Kota Denpasar karena melihat kondisi Supriyantini memerlukan perawatan lebih lanjut.

Baca: Dosen Undiknas Bali Ditemukan Tewas Tergantung, Sempat Ungkap Rencana Bunuh Diri ke Istri

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas