Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Begini Detik-Detik Petani Kopi di Lahat Diterkam Harimau

Keterangan saksi mengungkap bahwa binatang buas tersebut berwarna putih dan bercorak kuning hitam pada sebagian bahunya

Begini Detik-Detik Petani Kopi di Lahat Diterkam Harimau
Istimewa
Warga mengevakuasi Kuswanto (48 tahun), Warga Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, tewas diserang harimau, Minggu (17/11/2019) 

"Pasca kejadian tim kita langsung turun untuk mencari informasi awal dari Kades, jika hewan yang menerkam Kuswanto awalnya coraknya kotak-kotak sehingga dimungkinkan macan dahan. Namun setelah kita dalami dari saksi atas apa yang ia lihat maka hewan tersebut Harimau Sumatera," ungkapnya.

Sisi lain kecendrungan macan dahan enghindari bertemu apalagi kontak fisik dengan manusia jika tidak terdesak.

Baca: Dua Warga Lahat Tewas Kecelakaan di Jalinsum Merapi

Munculnya harimau sumatera tersebut diduga dari hutan lindung (HL) Gunung Patah, yang satu kawasan dengan wilayah areal perkebunan warga Desa Pulau Panas.

"Kita sudah pelajari dari keberadaan wilayah dimana ada dua titik potensi dari mana datangnya harimau tersebut. Jika ke kanan itu menuju ke HL Gunung Dempo namun ke kiri itu HL kawasan Gunung Patah. Namun jika melihat kedekatan kawasan harimau tersebut datang dari HL gunung patah, "terang, Martialis.

Peristiwa tragis tersebut bermula saat Kuswanto bersama Dedi (32), warga dengan alamat yang sama menebang pohon di kebun kopi milik korban.

Keduanya seketika terkejut saat seekor harimau mendekat dan seketika menyerang

Hasil informasi yang didapat dari saksi, sesaat sebelum hewan buas berwarna putih dan bercorak kuning hitam pada sebagian bahunya tersebut menerkam.

Kedua korban melihatnya dari jarak sekitar empat meter.

Melihat bahaya mengancam, keduanya lantas berupaya menyelamatkan diri dengan cara mengalihkan perhatian satwa yang dilindungi tersebut dengam cara berputar menuju arah lain.

Penyelamatan diri sempat berhasil dilakukan keduanya selama 10 menit namun, harimau tanpanya enggan terkecoh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Sumsel
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas