Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dihantam Ombak 3 Meter, Jukung Darma Terbalik di Selat Lombok, Begini Kondisinya Saat Ditemukan

Ketut Darma Susila (19), nelayan asal Banjar Penggak Sajeng, Labasari, Kecamatan Abang, ditemukan dalam kondisi selamat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Dihantam Ombak 3 Meter, Jukung Darma Terbalik di Selat Lombok, Begini Kondisinya Saat Ditemukan
BPBD Karangasem
Ketut Darma Susila (19), nelayan asal Banjar Penggak Sajeng, Labasari, Kecamatan Abang dievakuasi dari Eka Jaya Fastboat, Minggu (17/11) siang hari 

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Ketut Darma Susila (19), nelayan asal Banjar Penggak Sajeng, Labasari, Kecamatan Abang, ditemukan dalam kondisi selamat setelah jukung yang dikemudikan diterjang ombak setinggi 3 meter.

Darma ditemukan sekitar Perairan Selat Lombok, Minggu (17/11/2019) siang hari.

Berdasarkan informasi di lapangan, pria asli Labasari ditemukan oleh ABK Eka Jaya Fast Boat setelah terombang-ambing sekitar 10 jam lebih di tengah laut.

Baca: Curi Perhatian karena Lagu Udin Sedunia 8 Tahun Lalu, Begini Hidup Udin Setelah Sepi Job, Hijrah?

Saat itu, fasboat melintasi dari Gili Terawangan menuju Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis.

Lalu, korban ditemukan berpegangan di jukung yang terbalik.

Melihat korban terombang - ambing, ABK Eka Jaya 25 mengangkat nelayan ke atas fastboat.

Sekitar pukul 11.30 Wita, fastboat bersandar di Dermaga Pelabuhan Padang Bai.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban pun langsung dibawa ke kantor kesehatan di sekitar pelabuhan.

Selanjutnya ia kembali ke rumah setelah dijemput keluarganya.


Kondisi korban

Koordinator Pos SAR Krangasem, Gusti Ngurah Eka Widnyana menjelaskan, korban ditemukan terombang-ambing di tengah laut. 

Korban dalam kondisi lemas, dan berpegangan di jukung yang sudah terbalik.

"Nelayan ditemukan dalam kondisi selamat," kata Gusti Eka Widnyna, Minggu (17/11/2019).

Kapolsek Abang, AKP Nyoman Wiranata mengatakan, korban hilang, Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 18.00 Wita.

Korban brsama 3 orang rekannya melaut, memakai jukung masing-masing.

Baca: Daun Kelor dan Minyak Sumbawa jadi Produk Herbal Unggulan Lombok

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas