Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Tangkap Cucu yang Tega Tendang Kakeknya Sendiri di Kendal

Sementara itu, Polres Kendal, melalui akun Instagramnya @polres_kendal mengaku sudah mengetahui beredarnya video tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Polisi Tangkap Cucu yang Tega Tendang Kakeknya Sendiri di Kendal
Instagram @infocegatansukoharjo
Seorang cucu di Kendal, Yusminardi, tega menendang kakeknya sendiri. Ia merasa emosi karena kolam tempat mandi berisi pakan ikan. 

TRIBUNNEWS.COM, KENDAL - Kasus video viral pria muda tendang orang tua di Facebook dan Instagram telah ditangani polisi.

Identitas pria muda, orang tua dalam video serta hubungan mereka pun terbongkar. 

Dilansir dari TribunJateng, peristiwa itu terjadi di Desa Kedungbata, Kecamatan Limbangan.

 

Pemuda tersebut yakni YMN (22) dan korban yakni kakeknya sendiri Wasidi (65) tahun.

Baca: VIRAL Cucu Tega Tendang Kakeknya Sendiri di Kendal, Pelaku Emosi Gara-gara Pakan Ikan

Baca: Korban Tewas Kecelakaan di Tol Batang-Semarang Disebut Keluarga Hendak Mudik Serta Bagi-bagi Uang

Kejadian itu terjadi pada MInggu (17/11/2019).

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugraha membenarkan video kekerasan tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Kendal.

"Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan kami amankan dan menuju Polres Kendal untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, sebelumnya rupanya permohonan maaf dari akun Facebook Mundiyah Diyah di Boja Community yang mengaku dari pihak keluarga yang isinya sebagai berikut:

"Mohon maaf untuk semua warga, saya selaku dari pihak keluarga sebelumnya mohon maaf beribu maaf atas kejadian ini,

Tapi sebenernya itu semua sudah diselesaikan secara kekeluargaan,

Dan seandenya ada yang menyebarluaskan itu mungkin yg nggak suka sm keluarga kami,

Cari musuh begitu mudah, tapi cari saudara untuk kebaikan itu 1001".

Dari informasi yang beredar itu kejadian sudah lama dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Peristiwa itu diduga berawal dari penjualan kambing untuk biaya pelaku untuk pulang dari Malaysia.

Pelaku marah karena masalah hasil penjualan kambing itu diungkit-ungkit sang kakek.

Lalu terjadi kesalahpahaman dan terjadilah kekerasan tersebut.

Saat ini pelaku dan kakek Wasidi telah dimintai keterangan pihak kepolisian.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas