Kangen Pacar di Medan, Pria Ngawi Cekik dan Rampok Wanita Jepang sampai Loncat dari Apartemen
Mika sudah 3,5 tahun tinggal di apartemen tersebut bersama anaknya. Sementara sang suami berada di Jepang.
Editor: Ifa Nabila
Setelah melakukan perampokan, Fahrudin melarikan diri ke Jakarta.
Dia ditangkap polisi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Rau (27/11/2019) dini hari.
Direktur Reserse Kriminal Polda Bali Kombes Andi Fairan mengatakan, pelaku ditangkap saat hendak melarikan diri ke Medan, Sumatera Utara.
"Setelah mengambil barang, melarikan diri ke Jakarta. Kemudian dari Soetta ke Medan," kata Andi Fairan.
Saat penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yaitu dua buah dompet, uang pecahan 10.000 yen sebanyak 15 lembar, pecahan 1.000 yen sebanyak 5 lembar serta satu kalung emas, kartu kredit, dan sejumlah kartu identitas.
Dari pengakuan Fahrudin, ia nekat melakukan perampokan karena tak punya uang dan rindu ingin bertemu dengan kekasihnya yang tinggal di Medan.
Saat pelariannya di Banyuwangi, pria asal Ngawi tersebut membeli kalung emas dan ponsel yang rencananya akan diberikan pada kekasihnya.
"Dari hasil curiannya, pelaku sempat membeli kalung untuk pacarnya yang di Medan. Kalung itu dibelinya saat di Banyuwangi," kata Ruddi, saat jumpa pers di Mapolresta Denpasar, Kamis (28/11/2019).
Identitas Fahrudin diketahui setelah polisi memeriksa CCTV di apartemen tempat tinggal Mika dan anaknya.
Untuk mendalami kejadian tersebut, polisi juga telah memriksa tiga saksi.
"Dari penyidik sudah memeriksa tiga saksi tentunya yang mengetahui melihat atau mendengar peristiwa tersebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono, di Gedung Humas Mabes Polri, Selasa (26/11/2019). (Kompas.com/Imam Rosidin/Devina Halim)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengaku Rindu Kekasih di Medan, Pria Ini Nekat Rampok Warga Jepang di Apartemen"
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.