Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

4 Fakta Pria Tebas 4 Orang secara Brutal, Diduga Dipicu Masalah Utang Piutang

Aksi Penebasaan secara membabi buta oleh pria terhadap empat orang terjadi di Bali, Jumat (29/11/2019), Berikut merupakan 4 fakta kejadiannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in 4 Fakta Pria Tebas 4 Orang secara Brutal, Diduga Dipicu Masalah Utang Piutang
Dok Polisi
Aksi penebasan terjadi di Jalan Mekar II Blok A VII, Pemogan, Densel, Jumat (29/11/2019). Aksi tersebut mengakibatkan empat orang terluka, di antaranya IND (35), IKM (36), IKS (40), dan IKK (28) 

Mereka beramai - ramai mengkroyok pelaku.

Tak terima dengan perlakuan korban, pelaku pun pulang mengambil senjata dan melancarkan aksi penebasan tersebut.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan dari saksi yang dihimpun dari TribunBali.com, penebasan terjadi sekira pukul 17.30 WITA.

Saat kejadian para korban bersama teman - temannya termasuk saksi tengah melakukan minum bersama di tempat kejadian perkara (TKP).

Namun tiba - tiba terlihat pelaku yakni M bersama tiga temannya datang dan menghampiri korban dengan menggunakan sepeda motor.

Sampai di TKP M kemudian turun dari motor dan tidak segan - segan menebas para korban secara membabi buta.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari pengakuan saksi, M menebas para korban menggunakan pedang dan tombak.

Kondisi 4 Korban

Akibat aksi membabi buta itu, I Ketut Sudita, I Ketut Kentel, I Kadek Moyo, dan I Nyoman Degdeg mengalami luka dan langsung terkapar di TKP.

Mereka langsung dilarikan ke RSUP Sanglah.

Diketahui, dari keempat korban terdapat satu orang mengalami kritis.

Korban kritis mengalami luka parah di bagian leher dan kepala.

Yakni I Nyoman Degdeg yang sedang menerima perawatan intensif di UGD RSUP Sanglah.

Hal ini dikatakan oleh seorang kerabat dari I Nyoman Degdeg.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas