Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fakta Terbaru Pembunuhan Hakim PN Medan, Korban Diperkirakan Meninggal 12-20 Jam Sebelum Diotopsi

Saat diperiksa mayat sudah kaku, sudah mulai lemas kembali dan sudah mulai lembab dan mengarah sudah mulai membusuk atau mengalami pembusukan

Fakta Terbaru Pembunuhan Hakim PN Medan, Korban Diperkirakan Meninggal 12-20 Jam Sebelum Diotopsi
IST
FOTO Humas PN Medan Jamaluddin semasa hidup. Ia ditemukan tewas di areal kebun sawit warga di Dausun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (29/11/2019). Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Hakim Jamaluddin Dikenal Ramah dan Murah Senyum, Tinggalkan Empat Anak dan Istri Zuraihda Hanum, https://medan.tribunnews.com/2019/11/29/hakim-jamaluddin-dikenal-ramah-dan-murah-senyum-tinggalkan-empat-anak-dan-istri-zuraihda-hanum. Penulis: Victory Arrival Hutauruk Editor: Feriansyah Nasution 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan akbar

TRIBUNNEWS.COM,  MEDAN - Pihak kepolisian masih mendalami  tewasnya Humas PN Medan Jamaluddin yang ditemukan di dalam mobil Toyota Prado BK 77 HD miliknya yang menabrak satu pohon sawit di perkebunan sawit Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto saat dijumpai di depan Aula Tribrata Polda Sumut mengatakan tim dari Ditkrimum dan Polrestabes Medan tengah bekerja untuk mengungkap kasus tewasnya Humas PN Medan Jamaluddin ini.

"Mohon doa restu. Kedatangan pihak komisi III DPR RI juga ke sini untuk mempertanyakan masalah itu. Dan mereka berharap kasus ini segera terungkap,"katanya, Rabu (4/12/2019) seraya menyatakan sudah 22 Saksi yang diperiksa.

Baca: Gadis di India Ditemukan Tewas Setelah Dilaporkan Hilang, Korban Diduga Diperkosa dan Dibakar

Mengenai apakah pelaku pembunuhan merupakan orang suruhan, orang nomor satu di Polda Sumut ini menyatakan belum sampai ke tahap itu.

"Kita kalau menduga orang sebagai pelaku kan tidak boleh gegabah. Kita dalami semua alibi. Kita periksa semua alat bukti yang ada dan mohon doa restu mudah-mudahan segera kita ungkap pelakunya,"terang pria dengan bintang dua dipundaknya ini.

Ia mengaku, menurut hasil pemeriksaan labfor kalau Jamaluddin sudah meninggal sekitar 12 sampai 20 jam sebelum diotopsi. 

"Jadi saat diperiksa mayat sudah kaku, sudah mulai lemas kembali dan sudah mulai lembab dan mengarah sudah mulai membusuk atau mengalami pembusukan. Artinya korban sudah meninggal antara 12 sampai 20 jam,"jelas mantan Wakapolda Sumut ini.

"Kita akan runut dari sana, pelan-pelan,"ujarnya saat ditanya berarti sudah mendekati titik terang perihal korban meninggal antara rentan waktu 12 sampai 20 jam.

Baca: Warga Medan Petisah Heboh, Wanita Tewas Ditemukan Setelah Terdengar Teriakan Keras

Kapolsek Kutalimbaru AKP Bitler Sitanggang menyatakan istri Jamaluddin berada di Nagan Raya, Aceh. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas