Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Video ODGJ Dipukul Security, Perekam Mengaku Dimintai Video oleh Pihak Keluarga Pasien

Video aksi penangkapan dan pemukulan seorang pasien yang tunggak pembayaran menghebohkan jagad dunia maya, Selasa (10/11/2019) kemarin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Viral Video ODGJ Dipukul Security, Perekam Mengaku Dimintai Video oleh Pihak Keluarga Pasien
https://www.instagram.com/makasar_info/
Viral video pasien dipukul lantaran tunggak pembayaran, ini fakta dan cerita dari perekam 

TRIBUNNEWS.COM - Video aksi penangkapan dan pemukulan seorang pasien ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa) yang menghebohkan jagad dunia maya, Selasa (10/11/2019).

Video berdurasi pendek ini viral setelah diunggah oleh akun Facebook, bernama Yusuf Neo Pamungkas, dan diupload ulang akun instagram, @makasar_info.

Pasca viral, diketahui pria yang diamankan merupakan seorang pasien di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat berinisial F (27).

Perekam sekaligus pengunggah pertama kali video viral ini, Yusuf Rifa'i (41) mengaku dihubungi keluarga pasien setelah videonya ramai diperbincangkan

Ia mengaku sekitar dua jam pasca dirinya meng-upload video tersebut di halaman Facebook pribadianya, Yusuf mengaku dihubungi pihak keluarga pasien.

Pria pecinta burung kicau ini mengatakan dirinya dimintai bukti video rekaman oleh pihak keluarga F.

Baca: Jumlah Pelamar CPNS 2019 Sudah Bisa Dilihat, Pantau di sscn.bkn.go.id

Rekomendasi Untuk Anda

"Keluarganya langsung ngontak saya," ujarnya lewat sambungan telepon, Rabu (12/11/2019).

Perwakilan keluarga tersebut mengaku saudara dari si F. Namun Yusuf tidak langsung percaya.

"Terus sampean (Anda) siapanya?, tanya Yusuf kepada perwakilan keluarga.

"Saya abangnya," kata Yusuf sambil menirukan jawaban dari pria tersebut.

Namun, pria kelahiran 27 Juni 1978 ini tidak langsung percaya dengan perwakilan keluarga F.

Menurutnya, dia tidak ingin sembarangan memberikan video rekaman aslinya ke pihak lain.

Yusuf meminta perwakilan keluarga untuk memberikan bukti.

"Kalau ngaku abangnya, samperin ke rumah sakitnya, sampean (anda) foto dia (F) atau foto orang di situ," pinta Yusuf.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas