Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswi Asmaul Husna, Sang Pacar Nekat Membunuh Setelah Tahun Hamil 4 Bulan

Sungguh bengis, seorang mahasiswa tega membunuh kekasih sendiri. Saat mayatnya ditemukan, tubuh korban berlumuran darah

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswi Asmaul Husna, Sang Pacar Nekat Membunuh Setelah Tahun Hamil 4 Bulan
Tribun/Sanovra JR
Pelaku - Mahasiswi di Makassar, Asmaul Husna, ditemukan telah menjadi mayat di kamar di Jl di Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala . 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR  -- Sungguh bengis, seorang mahasiswa tega membunuh kekasih sendiri.

Seorang mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Asmaul Husna (21) ditemukan tewas di dalam kamar, di rumah kerabatnya, Perumahan Citra Elok, Jalan Tamangapa Raya 5, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (14/12/2019), sekitar pukul 12:00 Wita.

Saat mayatnya ditemukan, tubuh korban berlumuran darah, wajah tertutup bantal bergambar karakter fiksi Hello Kitty dan Winnie The Pooh.

Asmaul Husna adalah korban pembunuhan dan ternyata pelakunya adalah sang kekasih, Ridhoyatul Khaer (21).

Pelaku telah ditangkap saat datang ke rumah korban dan saat ini ditahan di Mapolsek Manggala untuk dimintai keterangan.

Berikut fakta-fakta tentang sosok Ridhoyatul Khaer:

1. Teman Kampus Korban

Rekomendasi Untuk Anda

Korban dan pelaku sekampus.

Korban merupakan mahasiswi semeseter VII Program Studi Ilmu Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Aluddin.

 

Sementara pelaku mahasiswi semester VII Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Aluddin.

Kampusnya berada di Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Jarak kampus dengan rumah korban sekitar 3 Km.

2. Asal Bone

Tak hanya sekampus, korban dan pelaku juga berasal dari daerah yang tak berjauhan.

Jika Asmaul Husna berasal dari Kabupeten Watansoppeng (Soppeng), sementara Andi Ridho sendiri berasal dari kabupaten watampone (bone).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas