Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bocah 9 Tahun Terluka Diterkam Buaya Saat Berenang di Kawasan Rawa Bakau

Seorang bocah, DF (9) terluka setelah diterkam buaya saat dia bersama lima temannya berenang di kawasan rawa bakau.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Bocah 9 Tahun Terluka Diterkam Buaya Saat Berenang di Kawasan Rawa Bakau
HO
Kondisi korban, DF (9) usai diterkam buaya di rawa bakau RT 18 Lok Tuan, Bontang Utara, Senin (13/1/2020) jelang maghrib. 

TRIBUNNEWS.COM, BONTANG - Senin (13/1/2020) warga RT 18 Lok Tuan, Bontang Utara digegerkan dengan kejadian serangan buaya.

Binatang melata tersebut menerkam seorang bocah, DF (9).

Saat itu DF sedang berenang di kawasan rawa bakau sekitar 18.10 Wita, jelang Maghrib.

Bhabinkamtibmas Loktuan, Aipda Ahmad Bajuri kepada Tribunkaltim.co mengatakan lokasi penerkaman buaya tersebut tak jauh dari rumah korban.

Diketahui, berenam mereka berenang. Korban berenang bersama 5 rekannya.

Dua anak terlebih dahulu meninggalkan tempat. Tersisa 4 orang, termasuk korban dan kakaknya.

Saat mereka semua hendak naik ke darat, korban tertinggal hingga penerkaman terjadi.

Baca: Fakta-fakta dan Kronologi Perut Buaya Dibelah Warga dan Ditemukan Potongan Tubuh Wartoyo

Baca: Terpeleset di Bibir Sungai, Bocah 5 Tahun di Riau Diterkam Buaya

Rekomendasi Untuk Anda

"Kakak korban yang ikut berenang, teriak dari atas jembatan. Ayo, naik ada yang jalan, dia lihat buaya. Tapi korban keburu diterkam," ujar Aipda Ahmad Bajuri.

Beruntung korban berpegangan kuat di tiang jembatan. Kakak korban dengan heroik terjun ke air kemudian memukul tubuh buaya tersebut.

Sementara rekan lainnya mengambil sebilah balok ulin, kemudian menghantam ke tubuh buaya yang saat itu masih menempel di badan korban.

Kapolsek Langsa Timur memperlihatkan buaya dalam kondisi mati ditemukan nelayan, diamankan di Mapolsek setempat, Minggu (12/01/2020).
Kapolsek Langsa Timur memperlihatkan buaya dalam kondisi mati ditemukan nelayan, diamankan di Mapolsek setempat, Minggu (12/01/2020). (SERAMBINEWS.COM/Foto Polsek Langsa Timur)

Menerima pukulan dan serangan itu, buaya tersebut akhirnya melepaskan diri lalu pergi menjauh.

"Kakaknya turun ke bawah. Dipukul buaya itu sampai lepas. Temannya bawa kayu balok ulin, juga ikut hantam buaya itu. Lari buayanya," ujar Aipda Ahmad Bajuri.

Belakangan diketahui, korban sempat bertarung melawan buaya.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka gigitan di bagian leher dan punggung, juga luka cakar pada bagian dada.

Baca: BKSDA Kesulitan Evakuasi Dua Ekor Buaya Tangkapan Warga Sepanjang 4,5 Meter

Baca: Mengintip Proses Penguburan Buaya 5 Meter Tangkapan Warga Pangkalraya, Ekskavator pun Dikerahkan

Aipda Ahmad Bajuri menyebut usai selamat dari terkaman buaya, korban pulang ke rumah tak melapor kepada orang tua.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas