Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tebangi Pohon, Pria di Aceh Ini Tewas Digigit Semut Merah, Ini Tips Menyelamatkannya

Seorang pria asal Desa Guha Ulee Kecamatan Kuta Makmur Aceh Utara Muhammad Khairi (27) dilaporkan meninggal karena digigit semut merah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tebangi Pohon, Pria di Aceh Ini Tewas Digigit Semut Merah, Ini Tips Menyelamatkannya
serambi indonesia
Pria Aceh Tewas Digigit Semut Merah 

Kebanyakan orang tidak memerlukan pengobatan medis untuk mengatasi gigitan semut api.

Bila orang yang digigit tidak memiliki alergi terhadap sengatan semut yang serius dan masih bisa bernapas dengan normal, pengobatan rumahan berikut ini sudah cukup ampuh untuk mengatasi gigitan semut api:

* Mencuci area tubuh yang digigit semut api dengan sabun dan air. Kemudian, tutupi area tersebut dengan perban. Hindari menggunakan alkohol untuk membasuh bekas gigitan.

* Memberikan kompres dingin pada area yang digigit untuk mengurangi pembengkakan selama 20 menit dan angkat selama 20 menit juga.

* Oleskan krim hidrokortison pada kulit yang tergigit untuk menghilangkan rasa gatal.

* Mengonsumsi antihistamin untuk menangani reaksi alergi ringan dan terlokalisir, serta gatal.

*Oleskan salep antibiotik sebanyak tiga kali pada area yang terkena gigitan semut. Hal ini dapat membantu mencegah infeksi pada sengatan yang sudah digaruk.

Rekomendasi Untuk Anda

* Mandi dengan menggunakan oatmeal untuk mengurangi rasa gatal.

Yang terakhir, jangan lupa untuk menahan diri dari menggaruk bekas gigitan. Hal ini karena menggaruk dapat membuat lecet dan menyebabkan infeksi.

Penanganan medis

Gigitan semut api sebaiknya jangan disepelekan, karena walaupun kelihatannya sepele dan bisa sembuh dengan mudah, tetapi digigit semut juga bisa menimbulkan dampak yang cukup serius.

Berikut ini gejala-gejala gigitan semut yang membutuhkan pengobatan lebih lanjut dari dokter:

* Sulit bernapas.

*Pembengkakan yang cukup parah.

* Penurunan kesadaran.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas