Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Harimau Terkam Manusia

Khawatir Jadi Target Balas Dendam, Keberadaan Harimau Hasil Tangkapan BKSDA Dirahasiakan

Kepala BKSDA Sumsel Genman Suhefti Hasibuan menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih merahasiakan keberadaan harimau.

Khawatir Jadi Target Balas Dendam, Keberadaan Harimau Hasil Tangkapan BKSDA Dirahasiakan
Handout
Potongan video harimau tertangkap di kawasan Muaraenim. 

Hari ini masyarakat kembali heboh namun bukan karena kembali adanya konflik, namun heboh terkait beredarnya video warga yang menyatakan bahwa harimau yang telah meneror warga berhasil ditangkap.

Video berdurasi sekitar 1.39 detik tersebut menyebutkan bahwa warga bersama pihak BKSDA Lahat dan Muaraenim berhasil menangkap harimau.

Harimau tersebut dikabarkan berhasil ditangkap di kawasan perkebunan di kawasan Kecamatan Pelakat, Semende, Muaraenim.

Video ini mulai menyebar di sejumlah grup media sosial, hal ini membuat warga heboh dan banyak mengucap syukur.

Pasalnya teror harimau ini sempat meresahkan warga dan membuat masyarakat tiga kabupaten di Lahat, Pagaralam, dan Muaraenim takut ke kebun.

Bahkan teror harimau ini sudah memakan korban banyak korban baik di Kota Pagaralam mapun Lahat dan Muaraenim.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Sumsel memastikan, video yang beredar mengenai penangkapan harimau di Muaraenim benar adanya.

Baca: Cerita Nupis Cs Terkurung 18 Jam di Pondok Usai Disatroni Harimau Sebelum Akhirnya Dievakuasi Polisi

Baca: Kondisi Terkini Bayi Beruang yang Ditemukan Pekerja Hutan Industri

Namun pihaknya masih menunggu laporan dari lapangan mengenai detil penangkapan harimau tersebut.

Video seekor harimau berhasil masuk dalam kotak perangkap di perkebunan di kawasan Kecamatan Pelakat Semende Muaraenim.

Kepala BKSDA Sumsel Genman Suhefti Hasibuan mengakui penangkapan itu.

"Benar (harimau ditangkap). Laporan detil sedang kami mintakan ke staf di lapangan," katanya seperti dikutip dari Tribun Sumsel, Selasa (21/1/2020).

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul BKSDA Sumsel Ungkap Keberadaan Harimau Pasca Diamankan, Khawatir Jadi Target Balas Dendam

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Sriwijaya Post
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas