Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sakit Hati Bercanda Dikentuti 2 Kali di Bagian Kepala, Warga Padang Bacok Tetangganya yang Tertidur

Pria dengan inisial AS dengan sengaja membacok tetangganya sendiri yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) yakni FG dan NRD.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
zoom-in Sakit Hati Bercanda Dikentuti 2 Kali di Bagian Kepala, Warga Padang Bacok Tetangganya yang Tertidur
DNA India
ILUSTRASI - Seorang pria di Padang membacok tetangga sendiri karena sakit hati dikentuti. Korban kini dalam kondisi kritis. 

TRIBUNNEWS.COM - Pria dengan inisial AS (37) dengan sengaja membacok tetangganya sendiri yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) yakni FG (46) dan NRD (41).

Dikutip dari TribunPadang, peristiwa ini terjadi di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat.

AS mengaku merasa sakit hati dengan bercandaan FG maupun NRD.

Setelah itu AS mengambil pisau dan sabit yang kemudian dibawa menuju rumah tetangganya, Selasa (21/1/2020) sekira pukul 06.00 WIB.

AS mengungkapkan FG dan NRD satu minggu yang lalu mengentuti dirinya.

"Saya merasa sakit hati, saya ambil pisau dan sabit," ungkap AS yang dikutip dari padang.tribunnews.com.

"Saya datangi rumahnya," tambahnya.

Pelaku AS saat diamankan di Mapolsek Lubuk Begalung, Padang, Selasa (21/1/2020).
Pelaku AS saat diamankan di Mapolsek Lubuk Begalung, Padang, Selasa (21/1/2020). (Rezy Azwar/Tribun Padang)
Rekomendasi Untuk Anda

AS menuturkan, dikentuti oleh korban sebanyak dua kali.

Korban sengaja mengentuti AS di bagian kepala.

AS merasa sakit hati karena tak biasa bercanda dengan korban.

Tak hanya itu, AS juga merasa tidak terlalu dekat dengan FG maupun NRD.

AS juga mengaku jarang melakukan kontak dengan pasutri tersebut.

"Masalahnya cuma karena saya dikentutin dia," tutur AS yang dikutip dari padang.tribunnews.com.

"Saya merasa sakit hati akan hal itu," jelasnya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lubuk Begalung, AKP Andi Parnigotan Lorena menuturkan kronologi dari peristiwa pembacokan itu.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas