Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Begal Payudara Beraksi di Kesugihan Cilacap, Korban Diminta Lapor Polisi

AKP Onkoseno menyarankan agar korban membuat laporan ke kepolisian, bisa di polsek setempat atau langsung ke Polres Banjarnegara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Begal Payudara Beraksi di Kesugihan Cilacap, Korban Diminta Lapor Polisi
TribunBanyumas.com/Yunan Setiawan
Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Onkoseno saat Konpress di Polres Cilacap, Senin, (27/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, CILACAP - Kabupaten Cilacap digegerkan aksi begal payudara di Jalan Planjan - Lebeng, Kecamatan Kesugihan.

Selama Januari ini, sudah ada dua orang yang mengaku pernah menjadi korban aksi bejat tersebut.

Menurut keterangan dua korban yang berhasil dihimpun TribunBanyumas.com, pelaku begal payudara kemungkinan adalah orang yang sama.

Sebab dari keterangan kedua korban, ciri-ciri fisik pelaku mengendarai sepeda motor Supra dan mengenakan helm INK warna biru.

Kedua perempuan itu menjadi korban dalam waktu kejadian pada jam yang hampir bersamaan.

IM (bukan nama sebenarnya) mengatakan, saat kakaknya menjadi korban begal payudara, kondisi jalan sudah gelap.

Baca: Teror Begal Payudara di Jakabaring, Pelaku Tak Segan Perlihatkan Wajah dan Rambut Gondrong

Baca: Pelaku Begal Payudara di Bekasi Sasar Ibu-ibu yang Gedong Anak Sebagai Korbannya

Baca: Pelaku Begal Payudara di Bekasi Mengaku Aksinya Dilakukan Akibat Terpengaruh Video Porno

"Sekira pukul 20.00 WIB, sehabis pulang makan bakso di Lebeng," katanya kepada TribunBanyumas.com.

Rekomendasi Untuk Anda

FA juga mengatakan hal yang sama.

Saat menjadi korban begal payudara, kondisi jalan sangat sepi dan gelap.

"Sekira pukul 19.30 WIB, perjalanan pulang ke rumah setelah ngantar undangan," ujarnya kepada TribunBanyumas.com.

FA sangat berharap pelaku bisa ditangkap secepatnya.

"Biar tidak ada korban lagi," pungkasnya. 

Menanggapi informasi kejadian begal payudara yang marak di daerah Kesugihan, Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Onkoseno, mengaku belum menerima laporan resmi dari korban.

AKP Onkoseno menyarankan agar korban membuat laporan ke kepolisian. Bisa di polsek setempat atau langsung ke Polres Banjarnegara.

"Karena keterangan sedetail-detailnya para korban sangat diperlukan untuk mengungkap para pelaku," katanya kepada TribunBanyumas.com di Mapolres Cilacap, Senin, (27/1/2020).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas