Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Begini Nasib Marimin Semenjak Merebak Kabar Virus Corona Berasal dari Kelelawar

Wabah virus corona berdampak bagi para pedagang kelelawar yang kini sepi peminat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Begini Nasib Marimin Semenjak Merebak Kabar Virus Corona Berasal dari Kelelawar
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Marimin saat menunjukan kelelawarnya di Pasar Karimata, Semarang Timur kepada Tribunjateng.com, Jumat (31/1/2020). 

Khasiatnya ya buat obat asma dan gatal.

Bagi yang doyan, dagingnya bisa dipotong-potong lalu digoreng," cerita pria kelahiran Klaten itu.

Marimin tak percaya kalau menularnya virus Corona berawal dari kelelawar.

Sebab, kelelawar yang hidup liar di malam hari itu tidak bisa makan sembarangan.

Menurut Marimin, kelelawar hanya memakan buah-buahan di atas pohon.

Selain itu, kawanan kelelawar juga tak pernah hidup di daratan.

"Makannya juga hanya buah. Jadi, tidak sembarangan yang dimakan.

Rekomendasi Untuk Anda

Saya sudah jualan kelelawar selama tujuh tahun, tapi tidak pernah kena penyakit apa-apa," pungkasnya.

Sementara, pedagang lainnya, Sutoyo (49) juga mengeluhkan situasi serupa.

Kini, kelelawar milik Sutoyo banyak menumpuk di dalam kandang.

"Para pelanggan kini tidak ada yang tertarik membeli kelelawar.

Kelelawar saya pun masih ada banyak. Yang kalong ada dua ekor ukurannya besar-besar.

Sekarang sepi. Jarang laku," keluhnya. (Tribunjateng/gum).

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Marimin Yakin Virus Corona Tak Menyebar Lewat Kelelawar : Saya Sudah 7 Tahun Jualan Kelelawar, https://jateng.tribunnews.com/2020/01/31/marimin-yakin-virus-corona-tak-menyebar-lewat-kelelawar-saya-sudah-7-tahun-jualan-kelelawar?page=all.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas