Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dipanggil Tak Menyahut, Warga Penawar Tama Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tiang Kamar

Hasil visum et repertum yang dilakukan oleh petugas medis, penyebab korban meninggal dunia murni karena bunuh diri

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto

Laporan Wartawan Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Suparman (55) warga Kampung Sidodadi, Kecamatan Penawar Tama, Lampung  tewas dalam kondisi leher terlilit tali yang tergantung di tiang depan kamarnya, Selasa (4/2/2020) malam.

Polsek Penawar Tama melakukan identifikasi dan olah TKP (tempat kejadian perkara) atas peristiwa penemuan mayat tergantung tersebut.

Kapolsek Penawar Tama,  Iptu Timur Irawan mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa malam di dalam rumah korban.

"Korban ini merupakan pengangguran, warga Kampung Sidodadi, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulangbawang," ujar Iptu Timur, Rabu (05/02).

Penemuan mayat tergantung itu bermula saat adik kandung korban Salamun (51), sekitar pukul 08.00 WIB, pergi dari rumah untuk kerja sambatan di tempat tetangga.

Salamun pulang ke rumah sekitar pukul 13.00 WIB untuk mandi.

Baca: Menperin: Virus Corona Tak Akan Ubah Proyeksi Pertumbuhan Industri

Baca: Tubagus Hasanuddin: Melarang ISIS Kembali ke Indonesia Tidak Melanggar HAM

Baca: INACA Dukung Pemerintah Tunda Seluruh Penerbangan dari dan ke Tiongkok Terkait Virus Corona

Rekomendasi Untuk Anda

Usai mandi, Salamun melihat kabel yang biasa digunakan oleh korban untuk berjalan dari kamar ke sumur sudah terputus tetapi saksi belum curiga.

Saat Salamun memanggil korban untuk makan sekitar pukul 20.00 WIB, korban tidak menjawab sehingga adik korban itu mengintip dari lubang pintu.

"Saat itulah Salamun melihat korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan kabel dengan posisi kaki menekuk," ungkap Iptu Timur.

Salamun langsung mendobrak pintu kamar dan memanggil istrinya Ngatini (36).

Bersama warga lainnya, mereka kemudian langsung menurunkan korban dengan cara memotong kabel yang berada di tiang kamar.

Polisi yang mendapat informasi tentang kejadian tersebut langsung berangkat menuju ke TKP bersama dengan petugas medis.

Baca: Puluhan Foodtruck Meriahkan Reunian Alumni FH Unpad di Jatinangor

Baca: Cuhat Ortu Mahasiswa di Wuhan, Khawatir & Sedih Anaknya Ditolak Karantina di Natuna karena Corona

Baca: Walikota Risma Sebut Orangtuanya Direndahkan Oleh Akun Facebook yang Menghinanya: Saya Manusia

"Hasil visum et repertum yang dilakukan oleh petugas medis, penyebab korban meninggal dunia murni karena bunuh diri," papar Timur.

Kapolsek mengatakan, korban selama ini diketahui mengidap penyakit saraf sakit mata hingga tidak bisa melihat selama 3 tahun.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas