Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dugaan Penyiksaan di Sekolah, Oknum Guru di NTT Paksa Murid Minum Air Kotor dan Bau Pesing

Guru di SMPK Sint Pieter Lolondolor, Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT diduga melakukan penyiksaan terhadap puluhan murid.

Dugaan Penyiksaan di Sekolah, Oknum Guru di NTT Paksa Murid Minum Air Kotor dan Bau Pesing
pinterest
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Guru di SMPK Sint Pieter Lolondolor, Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT diduga melakukan penyiksaan terhadap puluhan murid.

Kabarnya, oknum guru tersebut memaksa murid kelas VII di sekolah tersebut, meminum air kotor, berlumut dan bau pesing.

Awalnya, kejadian itu dirahasiakan para murid. Kejadian itu terbongkar saat siswa kelas VIII bercerita saat sedang belajar di rumah seorang siswa berinisial I.

Cerita itu kemudian didengar oleh M yang merupakan Ibu kandung I.

Baca: Sarwendah Cuci Baju dan Masak Sendiri Meski Punya Asisten Rumah Tangga, Ruben Onsu Beri Penjelasan

Baca: Kepikiran Ceraikan Galih Ginanjar, Tapi Barbie Kumalasari Masih Kasih Perhatian

Baca: Parto Patrio Berkali-kali Bikin Anak Gadisnya Menangis

M mengatakan, saat mendengar cerita tentang anaknya bersama sama teman- teman disiksa oknum guru, dirinya mengaku tidak bisa menerima perlakuan kasar itu.

Keesokan harinya, ia pun langsung melaporkan dugaan penyiksaan itu kepada ketua yayasan dan pihak komite sekolah.

“Saya dengar mereka disiksa minum air kotor dalam viber yang berlumut. Alasannya karena tidak bisa menghafal kosa kata bahasa Inggris," kata M kepada Kompas.com, Kamis (6/2/2020).

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas