Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Masalah yang Bikin Pemilik WO Pandamanda Tipu Calon Pengantin

Banyak calon pengantin jadi korban penipuan yang dilakukan Wedding Organizer (WO) Pandamanda.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Masalah yang Bikin Pemilik WO Pandamanda Tipu Calon Pengantin
Kolase TribunNewsmaker - TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA, Instagram pandamanda_weddingorganizer dan Twitter @_iFad
Selain Pandamanda, Ini Deretan Kasus Penipuan Wedding Organizer yang Viral 

"Karena kesulitan ekonomi, dia (pelaku) menawarkan melalui media sosial berbayar dengan iming-iming harga murah yaitu Rp 50 juta untuk 250 undangan."

Beli Rumah Seharga 1,2 M Pakai Uang Klien

Pandamanda disebut mulai oleng neraca keuangannya sejak 2018.

Itu terjadi pasca tersangka penipuan, Anwar Said menebus rumah mewah tak jauh dari kantor Pandamanda.

"Ini mulai trouble setelah dia beli rumah, untuk DP rumahnya itu dia pakai uang pelanggannya," ujar Azis dikutip dari Kompas.com.

"Jadi uang yang sudah diterima oleh AS ini sudah sebagian digunakan untuk keperluan yang lain, misalnya untuk operasional kantor, untuk beli rumah, dan sebagainya," jelas Azis.

Jajaran Polres Metro Depok memamerkan sejumlah barang bukti yang diperoleh hasil penggeledahan kantor wedding organizer bodong Pandamanda di bilangan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/2/2020).(KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN)
Jajaran Polres Metro Depok memamerkan sejumlah barang bukti yang diperoleh hasil penggeledahan kantor wedding organizer bodong Pandamanda di bilangan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/2/2020).(KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN) ((KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN))

Azis berujar, rumah tersebut dibeli AS seharga Rp 1,2 miliar.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia membelinya dengan cara cicil, dengan uang muka sejumlah Rp 300 juta.

Hingga hari ini, rumah tersebut belum lunas.

Borong 10 Acara Pernikahan, Cuma 7 yang Terlaksana

Kombes Pol Azis Andriansyah mengungkapkan awal mula terkuaknya kasus ini ke kepolisian.

"Perkara ini terbuka pada 2 Februari 2020," ujarnya.

Wedding Organizer Pandamanda memanfaatkan tanggal cantik ini untuk menjaring banyak pasangan calon pengantin.

"Tanggal cantik ini dipilih banyak pasangan untuk melangsungkan pernikahan."

Pandamanda berhasil mengumpulkan 10 acara pernikahan dalam satu hari itu.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas