Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Berawal Dari Pergoki Pencuri, Wanita PNS Ini Sering Berhalusinasi Lalu Bakar Diri

Seorang PNS Puskesmas PB Selayang II berinisial SP (54) melakukan aksi bakar diri di belakang rumahnya di Desa Tanjung Selamat, Deliserdang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Berawal Dari Pergoki Pencuri, Wanita PNS Ini Sering Berhalusinasi Lalu Bakar Diri
Tribun Medan
SP meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSUP Adam Malik, Senin (10/2/2020) 

TRIBUNNEWS.COM -- Seorang PNS Puskesmas PB Selayang II berinisial SP (54) melakukan aksi bakar diri di belakang rumahnya di Desa Tanjung Selamat, Deliserdang.

Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Syarif Ginting membenarkan kejadian tersebut terjadi pada Minggu (9/2/2020).

"Lokasi kejadian di Perumahan Griya Tanjung Selamat Desa Tanjung Selamat dekat pohon pisang belakang rumah kosong blok D yang berada di depan rumah korban," tuturnya kepada Tribun, Selasa (11/2/2020).

Kejadian pada hari Minggu tanggal 09 Februari 2020 pukul 15:30 WIB

Ia menyebutkan pada saat kejadian korban masih dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUP Haji Adam Malik.

"Kemarin itu tidak meninggal masih kritis waktu kejadian itu, dirawat di RS. Kabar terakhir belum dapat kabar sekarang masih di RS Adam Malik," jelasnya.

Syarif membeberkan bahwa motif korban karena stres dan tidak ada tanda-tanda tindak pidana.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau (informasi) dari keluarganya dia stres. Yang pasti ada laporan dari keluarganya, memang dia bakar diri," pungkasnya.

Baca: Lucinta Luna Mengaku Kepada Polisi Hilangkan Depresi dengan Narkoba

Baca: Airlangga Ditugaskan Bawa Surat Presiden soal RUU Omnibus Law ke Pimpinan DPR

Baca: Jenis Kelamin di KTP Perempuan Tapi di Paspor Laki-laki, Lucinta Luna Akan Ditempatkan di Sel Khusus

Namun seorang rekan korban mengatakan korban sudah meninggal Senin (11/2/2020).

Ia mengaku tahu korban sudah meninggal karena tergabung dalam grup WA bersama mendiang.

Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Rosario Dorothy menyebutkan kabar terbaru pasien telah meninggal pada 10 Februari pukul 05.00 WIB.

"Pasien Sondang sudah meninggal tanggal 10 Februari Jam 5 pagi," tuturnya.

Ia manambahkan bahwa penyebab kematian karena luka bakar yang sudah 90 persen lebih.

"Karena luka bakar 90 persen lebih," tegasnya.

Sementara itu di media sosial sudah mengalir ucapan bela sungkawa terkait kepergian PNS tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas